Rabu, 27 Oktober 2021

Cerita Wali Kota Cirebon Dihubungi Ridwan Kamil Saat Dinyatakan Positif

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Sejak dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis langsung dihubungi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui sambungan telepon.

Menurut Azis, Gubernur Jabar begitu sangat perhatian dengan bawahannya, bahkan menawarkan untuk berobat dimana saja agar kondisinya cepat membaik.

“Beliau (Ridwan Kamil) begitu sangat perhatian. Begitu mengetahui saya positif Covid-19, Pak Gubernur langsung mengambil tindakan menelepon saya secara langsung,” ungkap Azis.

Loading...
BACA YUK:  Sekda Kota Cirebon Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri 2021

Menurut Azis, Pak Gubernur langsung menawarkan dirinya ingin dibawa berobat kemana, agar kondisi dirinya cepat pulih.

“Tapi saya sampaikan bahwa saya di Cirebon dahulu, tapi beliau menyampaikan kalau di Cirebon tidak ada perubahan, bapak ingin dikirim kemana,” terang Azis.

Azis menceritakan bahwa Pak Gubernur menelepon langsung kepada dirinya dan meminta untuk dirawat atau mendapatkan perawatan yang lebih baik.

“Sungguh luar biasa perhatian beliau terhadap anak buahnya. Disinilah ternyata, koordinasi di tingkat kota yang begitu bagus dan perhatian dari pimpinan kita Gubernur Jawa Barat. Ini membuat saya menjadi semangat saya untuk sembuh,” kata Azis.

Untuk itu, Azis mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu, keluarga khususnya, istri saya yang setia menunggu di Bandung walaupun tidak bertemu.

Azis saat ini sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalankan pemeriksaan swab sebanyak dua kali.

Azis sebelumnya menjalani perawatan di rumah dinas dan Rumah Sakit Advent Bandung hampir satu bulan.

Tim Dokter Rumah Sakit Daerah Gunung Jati menyatakan Walikota Cirebon secara klinis sudah dinyatakan sembuh. Dan secara aktivitas pak Wali sudah bisa memulai aktivitas seperti biasa. (AC212)

BACA YUK:  Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Cirebon Lakukan Reses Door to Door
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This