Celup Tombak, Tradisi Mider Buyut di Desa Bulak Arjawinangun

Cirebon 14 Februari 2014 – Warga Desa Bulak, Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, masih meyakini adat dan tradisi leluhurnya seperti yang dilakukan oleh warga setempat Kamis sore (13/02/2014).

Warga berharap kesembuhan, keselamatan dan berkah melalui prosesi air yang telah dicelup dengan tombak jimat warisan pendiri di desa mereka. Melalui tradisi mider buyut, tombak yang hanya setahun sekali keluar dan diarak keliling di blok, warga berjejer dan menyediakan air di campur bunga warna tujuh rupah kemudian tombak tersebut di celupkan ke ember-ember warga yang sudah menunggu dan mengantri.

BACA YUK:  Menikmati Indahnya Wisata Alam Pasir Batang di Kuningan

Usai tombak dicelupkan, air tersebut di manfaatkan oleh warga untuk mandi, menyiram rumah, ada yang menyiram motornya dan juga untuk sawah disemprotkan. Air tersebut dianggap oleh warga mampu memberikan barokah dan keselamatan.

Dari pantauan About Cirebon di lokasi, suasana jalan di Desa Bulak Kecamatan Arjawinangun  Kamis sore tampak seluruh warga berjejer di depan rumahnya masing-masing sambil menunggu tombak pusaka milik pendiri desa yang diarak oleh sesepuh warga tersebut. Dan tombak pusaka panjang jimat yang dikeluarkan satu tahun sekali tersebut disimpan di rumah kuncen melalui ritual dan doa.

BACA YUK:  Mulai 16 November, Pantai Kejawanan Kota Cirebon Kembali Dibuka dan Pengunjung Dibatasi

Rombongan yang dipimpin sesepuh keluar dari rumah kepala desa setempat dengan membawa benda pusaka berupa sembilan tombak dan dua buah kemong. (AC313)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *