Sabtu, 15 Agustus 2020

CEF 2019 Dikemas Berbeda, BI Cirebon Siapkan UMKM Untuk Produk Ekspor

Populer

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus ⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 6 kasus. Sehingga, kasus terkonfirmasi sampai hari ini, Rabu...

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Masih Terus Bertambah

Cirebon,- Perkembangam Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih terjadi. Sebelumnya, pada hari Sabtu (8/8/2020), juru bicara gugus...

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon kembali menggelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) tahun 2019 yang berlangsung di Ballroom Hotel Prima, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

Event tahunan yang diselenggarakan KPw BI Cirebon akan berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 7 sampai 8 September 2019.

1. CEF 2019 Dikemas Berbeda

Loading...

Kepala KPw BI Cirebon, Fadhil Nugroho mengatakan kegiatan CEF 2019 ini adalah pelaksana yang ke empat, dan kali ini dikemas dengan sedikit berbeda.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, kita ada mengupayakan yang namanya business matching. Dan untuk sekarang ini kita berharap produk-produknya sudah mengarah kepada produk ekspor,” ujar Fadhil.

Lanjut Fadhil, produk-produk yang ditampilkan di acara CEF 2019 diantaranya sudah dilakukan kurasi, sehingga standarnya jauh lebih tinggi untuk bisa mencapai pasar ekspor.

“Ini tentu ada maksudnya, karena kami juga berkepentingan untuk memperkecil current account deficit yang sampai kuartal dua 2019 sudah mencapai 8,4 Milyar Dollar atau setara dengan 3,04 persen PDB,” bebernya.

“Maka, untuk mendukung hal tersebut kurasi terhadap produk-produk sudah kami lakukan melalui kurator Indonesia in Your Hand, pada tanggal 29 Agutus 2019,” imbuhnya.

Dari 40 produk yang dikurasi, kata Fadhil, terdapat 25 produk yang pantas atau layak untuk diekspor.

2. Diikuti 50 peserta UMKM Binaan Bank Indonesia

Pada penyelenggaraan CEF 2019, peserta yang berpartisipasi adalah UMKM binaan Bank Indoensia Cirebon se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

“Termasuk, dari UMKM pondok pesantren dan juga perbankan. Sehingga totalnya ada 50an peserta yang ikut memeriahkan CEF 2019,” jelasnya.

Selain itu, untuk menarik minat masyarakat pada event ini, pihaknya memperisipkan serangkaian acara seperti talkshow, workshop, aneka perlombaan yang melibatkan sekolah, komunitas, kelompok ibu-ibu, duta QRIS, dan coacing clinic terkait kewirausahaan.

“Pada kesempatan ini pula, Kantor Perwakilan Bank Indoensia Cirebon, telah ikut serta memberikan bantuan program sosial Bank Indonesia ke berbagai sektor, seperti sektor ekonomi, pendidikan, juga keagamaan,” kata Fadhil.

“Kami berharap, peran Bank Indonesia ini dapat dirasakan di seluruh wilayah kerja kantor KPw BI Cirebon. Semoga event CEF ini bukan hanya menjadi ajang pameran, namun mampu memberikan dampak positif bagi UMKM kita,” harap Fadhil.

3. Fokus Ke Arah Digitalisasi

Menurut Fadhil, salah satu tugas pokok Kantor Perwakilan Bank Indonesia adalah melaksanakan fungsi pengembangan ekonomi melalui pengembangan Mikro, Kecil dan Menangah, serta turut mendorong pencapaian visi dan mini Bank Indonesia secara luas.

“Beberapa pengembangan UMKM telah kami wujudkan antara lain program pelatihan dan edukasi, pembentukan cluster ketahanan pangan, pengembangan desa wisata, pengembangan ekonomi syariah melalui pesatren, pengembangan komoditas unggulan dan mengupayakan wirausaha BI agar bisa memasuki lending model dan online sistem,” ujarnya

“Kita juga baru-baru ini sudah melakukan pelatihan on boarding UMKM kepada UMKM yang ada di Cirebon, juga binaan BI Tasikmalaya, Bandung dan DKI Jakarat,” tambahnya.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi saat ini, menurut Fadhil, mau tidak mau pengembangan UMKM lebih difokuskan untuk ke arah digitalisasi, khususnya dalam pemasaran.

Menurut catatan yang ada, saat ini baru 8 persen dari 60 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya.

“Sehingga Bank Indonesia, memandang perlu untuk mendorong UMKM memanfaatkan di era digital sekarang ini,” pungkasnya.

4. Meningkatkan Moral UMKM

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menyampaikan bahwa kegiatan CEF 2019 akan mampu meningkatkan moral para UMKM, sehingga pelaku UMKM se-Ciayumajakuning memilki semangat yang luar biasa.

“Sehingga, kami menghaturkan terima kasih kepada BI yang mengagas acara ini yang tahun ini adalah tahun ke-4,” ujarnya.

Lanjut Azis, bila acara CEF dilaksanakan terus menerus akan memberikan kesempatan bagi para UMKM untuk mengembangkan produk-produknya.

“Ternyata saya keliling, produk-produk yang dibuat oleh UMKM Ciayumajakuning, baik rasa, kualitas maupun kemasannya tidak kalah dengan produk yang ada di mini market,” kata Azis.

“Untuk itu mini market yang ada di Ciayumajakuning berkewajiban memberikan kesempatan untuk produk UMKM bisa terjual,” tambahnya.

Sehingga, menurut Azis, penguatan ekonomi bukan saja dilakukan oleh pemerintah daerah, baik itu pemerintah Provinsi maupun Pusat. Tapi, peran serta masyarakat, pebisnis, khususnya pemilik supermarket.

“Ini berkewajiban juga melakukan pembinaan itu. Apa bagiannya, ya menjualkan,” singkatnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang HUT RI ke-75, Pertamina Pastikan Stok BBM di Ruas Tol Aman

Jakarta,- Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III meningkatkan pelayanan...

Moment 17 Agustus, Pendaki Gunung Ciremai Full Booking

Kuningan,- Sejak dibuka kembali jalur pendakian gunung Ciremai pada tanggal 8 Agustus 2020, minat masyarakat untuk melakukan pendakian sangat tinggi.Apalagi, moment 17 Agustus banyak...

Hotel Santika Cirebon Hadirkan Layanan Pesan Antar dan Drive Thru

Cirebon,- Memenuhi kebutuhan pelanggan, Bulan Agustus ini Hotel Santika Cirebon menghadirkan layanan pesan antar dan layanan Drive thru.Hotel yang terletak di Jalan Dr. Wahidin...

Bupati Cirebon Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon mulai diberlakukan pembelajaran tatap muka.Menurut Bupati Cirebon, Drs.H.Imron, M.Ag bagi sekolah-sekolah yang memang...

Efek Pandemi, Pendapatan Pajak Kendaraan Alami Penurunan 30 Persen

Cirebon,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat wilayah Kabupaten Cirebon mencatat bahwa pendapatan pajak kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 30 persen dibanding periode yang...

More Articles Like This