Catat Tanggalnya, Grage City Mall Gelar Pameran Lukisan dan Patung bersama Seniman Tanah Air

Cirebon,- Grage City Mall kembali menggelar pameran lukisan dan patung yang akan diselenggarakan mulai tanggal 27 Juli sampai 5 Agustus 2018, bertempat di Atrium Utama Grage City Mall, Jalan Jend. A. Yani, Kota Cirebon.

Mengusung tema “Menoreh Keelokan Nusantara” Grage City Mall menggandeng pelukis dan pemahat patung ternama dan terbaik tanah air.

Direktur Marketing Grage Group, Radite Soewondopranoto mengatakan pameran tersebut melibatkan dari berbagai seni dan budaya, seperti karya seni lukisan, batik, tari-tarian, serta seni pahat patung.

“Kami selalu mengusung kegiatan-kegiatan karya seni dan budaya, apalagi Cirebon banyak sekali budaya dan kesenian,” ujarnya kepada awak media, Kamis (26/7/2018).

BACA YUK:  Tempuh 3 Hari 2 Malam, Kopi Vespa Cirebon Ikut Meriahkan Vespa World Days di Bali

Lanjut dia, untuk pelukis melibatkan Basuki Bawono, Bambang Kuswindarto, Punto Zulfi Akmansyah (Bang Zoel), dan Iyan Riyana.

“Untuk pematung, kami juga melibatkan pematung ternama yaitu Imam,” bebernya.

Selain pameran lukisan, patung, dan membatik bersama, kata Radit, akan ada Original Rekor Indonesia (ORI) tari topeng, dengan menghadirkan kurang lebih 200 sampai 300 penari topeng.

Jenis tarian yang akan dinobatkan pada ORI nanti yaitu Tari Topeng Panji, Topeng Samba, Topeng Rumyang, Topeng Tumenggung, Topeng Kelana, Topeng Kelana Gegesik, Topeng Kelana Tanjak Selangit, dan Tari Topeng Kelana Indramayu.

“Untuk penari kami batasi, karena memang peminatnya sangat luar biasa untuk ikut dalam bagian ORI,” katanya.

BACA YUK:  Sah, Dian Novitasari Terima SK dari DPP Partai Demokrat

Ia berharap, dengan acara pameran lukisan dan patung ini bisa mendongkrak para seniman-seniman lokal untuk bisa terus berkreasi dan berkarya.

Pameran yang akan berlangsung selama dua minggu ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti membatik bersama sertan workshop kesenian.

Sementara itu, Direktur Utama Grage Group, H. Dekon Gunawan Boediman menambahkan seni merupakan akar dari sebuah budaya, sehingga dengan adanya pameran ini dapat menghairahkan kembali Cirebon sebagai kota destinasi budaya.

“Cirebon bukan saja hanya untuk perniagaan, perindustrian, tapi bagian dari rangkaian kebudayaan,” ujarnya.

Ia menceritakan pertemuannya dengan beberapa seniman di Cirebon, bahwa para seniman-seniman membutuhkan suatu tempat untuk berkreasi. 

BACA YUK:  Disbudpar Kota Cirebon Akan Buat Museum Sejarah dan Budaya

“Bukan sekedar membuat pameran di suatu tempat, tetapi juga bisa mengajari dan mendidik masyarakat untuk bisa menghargai seni dan budaya itu apa,” terangnya.

Dengan adanya berbagai pameran dan rutinitas pagelaran yang bersifat memajukan kebudayaan dan kesenian, menurut Dekon, Cirebon bisa menjadi salah satu tujuan destinasi dan tempat idaman para pelaku seni untuk memamerkan hasil karyanya di Kota Cirebon.

“Sehingga, orang yang datang ke Cirebon tidak hanya melulu kuliner, beli batik saja, tetapi bisa mengapresiasi semua kesenian dan kebudayaan yang ada di Cirebon,” tutupnya. (AC212)

(Dilihat: 33 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.