Cari Harga Minyak Goreng Murah, Warga di Cirebon Rela Antre untuk Dapatkan Minyak Goreng Curah

Cirebon,- Ratusan masyarakat di Kota Cirebon rela berdesak-desakan demi mendapatkan minyak goreng curah di salah satu distributor di Jalan Drajat, Kota Cirebon, Senin (28/3/2022). Mereka sudah menunggu sejak pagi hari sebelum distributor buka.

Sebagian masyarakat yang mengantri minyak goreng curah, merupakan pedagang pasar dan juga pemilik warung kelontong. Setiap masyarakat hanya dibatasi mendapatkan maksimal 38 kilogram minyak goreng curah.

Uun, salah satu pembeli minyak goreng curah asal Drajat Kota Cirebon mengaku sudah mengantri sejak pagi hari. Menurut Uun dirinya mendapat antrian nomor tujuh.

BACA YUK:  Komisi I DPRD Kota Cirebon Tinjau Pemanfaatan BRT Trans Cirebon, ini Hasilnya

“Saya datang dari jam 07.00 WIB, dapet nomor antrian tujuh,” ujar Uun.

Sama seperti Uun, Sariah harus rela menunggu antrian sejak pukul 06.00 WIB. Menurutnya, untuk mendapatkan minyak goreng curah lumayan susah.

“Saya baru kesini, datang dari jam 06.00 WIB. Susah cari minyak goreng (curah),” katanya.

Sementara itu, Feri Harianto, pemilik distributor minyak goreng curah di Drajat mengatakan setiap pembeli minyak di tempatnya dibatasi hanya 38 kilogram. Hal ini dilakukan, kata Feri, agar pembeli tidak ada kesempatan untuk dijual kembali.

BACA YUK:  Cerita Claudia E. Santoso Pemenang The Voice of Germany tentang Cirebon

“Pembeli di sini dibatasin, supaya mereka tuh tidak dijual lagi. Asumsi saya kan mereka untuk usaha rumahan. Artinya agar lebih tepat sasaran, tapi kenyataannya saya tidak bisa kontrol apakah betul-betul pengusaha rumahan atau menjadi pengusaha dadakan,” ujar Feri kepada About Cirebon.

Menurut Feri, pembeli minyak goreng curah di tempatnya banyak yang berasal dari luar Kota Cirebon. Untuk hari ini, pihaknya menyediakan sebanyak 10 ton minyak goreng curah dan besok rencana akan ada pengiriman kembali sebanyak 27 ton.

BACA YUK:  Reses Masa Persidangan II Tahun 2022, Ahmad Syauqi Dapat Aspirasi dari Warga RW 02 Kacirebonan

“Untuk rencananya besok akan datang lagi sebanyak 27 ton, tapi saya akan sebar terlebih dahulu sebanyak 18 ton. Untuk yang 9 tonnya untuk back up, agar lusa jika ada hambatan saya tetap bisa jual kembali,” katanya.

“Pembeli disini saya lihat kebanyakan dari luar kota, seperti dari Majalengka dan Indramayu juga ada. Katanya di sana tidak ada kiriman. Sekarang saya batasi hanya 38 kilogram,” sambung Feri.

Untuk penjualan minyak goreng curah di distributornya dijual dengan harga Rp. 15.500 per kilogram. (HSY)

(Dilihat: 138 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.