Cara Memilih Aplikasi Transfer Antar E-Wallet Terbaik

Apakah Anda termasuk pengguna e-wallet atau dompet digital untuk berbagai keperluan transaksi? Jika iya, maka adanya aplikasi transfer antar e-wallet tentunya akan menguntungkan Anda. Sebab, dengan adanya aplikasi tersebut maka kalau Anda menggunakan lebih dari satu e-wallet tidak perlu kuatir akan kesulitan transfer.

Mengapa? Karena Anda bisa mentransfer saldo pada satu dompet digital ke yang lainnya dengan mudah. Misalnya melakukan transfer dari OVO ke Shopee Pay atau sebaliknya. Kemudahan dalam transfer ataupun pengisian ulang saldo menjadi salah satu penyebab mengapa e-wallet makin diminati saat ini.

E-wallet atau disebut juga sebagai dompet digital adalah aplikasi yang digunakan untuk menyimpan data dan uang digital atau uang elektronik. Anda dapat menggunakan uang yang ada di aplikasi digital tersebut untuk membayar berbagai transaksi terutama yang dilakukan secara online.

Belakangan ini mulai ada aplikasi yang dapat digunakan untuk transfer antar e-wallet untuk memudahkan pengguna melakukan transaksi. Transfer antar satu e-wallet ke e-wallet lainnya dapat dilakukan melalui aplikasi dari pihak ketiga. Namun sebelum menggunakan aplikasi ini, sebaiknya simak dulu cara memilih aplikasi transfer antar dompet digital berikut ini:

  1. Pilih Aplikasi yang Resmi
BACA YUK:  Bosch Menunjukan Pertumbuhan Signifikan Saat Situasi Pasar yang Sulit

Sebagaimana aplikasi transfer uang antar bank maka aplikasi transfer antar dompet digital atau e-wallet juga harus resmi. Aplikasi sejenis yang resmi atau dilegalkan oleh pemerintah adalah yang sudah memegang lisensi dari Bank Indonesia. Dengan izin ini, menandakan bahwa aplikasi tersebut bukanlah aplikasi ilegal yang berpotensi merugikan pengguna.

  1. Fitur Lengkap dan Mudah Digunakan

Pertimbangan selanjutnya ketika memilih aplikasi untuk transfer e-wallet yaitu, lihat fitur apa saja yang disediakan. Tentunya transaksi Anda akan semakin mudah dan lancar jika menggunakan fitur yang lengkap di dalam aplikasi tersebut. Selain itu pastikan juga bahwa semua fitur tersebut mudah digunakan oleh siapa saja sehingga Anda tidak akan merasa kerepotan.

  1. Biayanya Murah
BACA YUK:  Info Loker : Crew Outlet Minuman

Hampir bisa dipastikan mayoritas pengguna e-wallet pasti menginginkan biaya transfer yang murah supaya tidak boros. Jadi Anda juga bisa memasukkan soal biaya administrasi transfer yang dikenakan ketika memilih sebuah aplikasi finansial.

  1. Transaksi yang Cepat

Meskipun gratis atau biayanya murah tapi kalau proses transaksinya lamban pastinya hanya akan membuat jengkel saja. Apalagi kalau untuk keperluan bisnis yang mendesak tentunya Anda butuh transaksi yang cepat. Oleh karena itulah, tidak ada salahnya kalau Anda memilih aplikasi yang memang bisa melakukan transaksi lebih cepat termasuk untuk transfer antar e-wallet.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk memilih aplikasi transfer antar e-wallet. Agar dapat digunakan, e-wallet memang harus diisi saldo (top up) terlebih dahulu. Mengisi saldo e-wallet bisa dilakukan melalui mobile banking, ATM, internet banking maupun aplikasi seperti Flip.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 18 Juni 2022

Ketika menggunakan Flip Anda bisa melakukan top up dengan tanpa biaya alias gratis. Jadi Anda bisa menghemat Rp1.000 sampai Rp1.500 untuk setiap pengisian saldo e-wallet. Selain dapat digunakan untuk mengisi saldo dompet digital Anda Flip juga menjadi aplikasi transfer antar bank tanpa biaya admin.

Kebutuhan pembelian pulsa dan paket data serta token listrik juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan Flip.Soal keamanan juga tidak perlu khawatir karena Flip sudah mengantongi izin lisensi dari Bank Indonesia sejak tanggal 4 Oktober 2016 dengan nomor 18/196/DKSP/68. Yuk, unduh aplikasi Flip melalui Google Play Store atau Apps Store sekarang juga dan nikmati kemudahan transaksi keuangan yang cepat dan aman!

(Dilihat: 55 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.