Bupati Cirebon Minta Sanksi Tegas Calo yang Merugikan Pekerja Migran

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H Imron, M.Ag meminta ada sanksi tegas, kepada calo dan sejumlah sponsor yang mengabaikan perlindungan terhadap pekerja migran.

Menurut Imron, Kabupaten Cirebon merupakan salah satu kantung pekerja migran di Jawa Barat dan Indonesia. Ia menyebutkan, dari total penduduknya yang berjumlah 2,1 juta jiwa, 1,6 juta diantaranya, merupakan penduduk usia kerja.

“Sehingga masyarakat Cirebon yang bekerja di luar negeri masih cukup tinggi,” ujar Imron, saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Migran Internasional 2021, di Hotel Aston Cirebon, Sabtu 18 Desember 2021.

BACA YUK:  Harap Waspada, inilah Modus Komplotan Ganjal ATM di Kota Cirebon

Imron mengatakan, bahwa sumbangsih pekerja migran terhadap penambahan devisa kepada negara, sangat dirasakan. Namun sayangnya, masih banyak persoalan yang menjerat para pekerja migran.

Oleh karena itu, Imron meminta kepada instansi terkait, untuk memberikan sanksi tegas kepada para calo, sponsor, perusahaan penyalur tenaga kerja, yang tidak memberikan perlindungan terhadap pekerja migran.

“Selain memberikan edukasi dan perlindungan terhadap pekerja migran, pemerintah juga harus memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum yang tidak memberikan perlindungan terhadap pekerja migran,” kata Imron.

BACA YUK:  Info Loker : Stone Depot

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah meminta kepada Bupati Cirebon, untuk bisa memaksimalkan keberadaan Desa Migran Produktif.

Ia menyebutkan, Kemenaker telah membentuk sebanyak 453 Desa Migran Produktif (Desmigratif) seluruh Indonesia. Di desa-desa tersebut, terdapat petugas yang akan memberikan perlindungan kepada pekerja migran.

“Petugas tersebut, merupakan garda terdepan dalam perlindungan pekerja migran. Saya berharap, Kabupaten Cirebon bisa memberdayakan Desmigratif yang ada,” kata Ida. (AC212)

(Dilihat: 22 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.