Bulan Oktober 2019, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,03 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon merilis pada bulan Oktober 2019, Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,03 persen dengan Indek Harga Konsumen (IHK) sebesar 131,66.

1. Kota Cirebon Alami Inflasi

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri mengatakan bahwa dari 7 kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tercatat dua kota mengalami inflasi dan lima kota mengalami deflasi.

“Dua kota yang mengalami inflasi yakni di Kota Bogor sebesar 0,16 persen dan Kota Cirebon 0,03 persen,” ujar Joni, Selasa (4/11/2019).

Lanjut Joni, dari lima kota di Jawa Barat yang mengalami deflasi, Kota Bandung mengalami deflasi tertinggi yaitu sebesar 0,13 persen.

BACA YUK:  Info Event : Popilar With For Revenge & Ravi Andika

“Kota yang mengalami deflasi terendah terjadi di Kota Sukabumi sebesar 0,04 persen,” ungkapnya.

2. Kelompok yang Mengalami Deflasi dan Inflasi

Dari tujuh kelompok pengeluaran, kata Joni, ada empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi, dua kelompok mengalami deflasi, dan satu kelompok tidak mengalami perubahan indeks.

“Dua kelompok yang mengalami deflasi pada bulan Oktober 2019 adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,32 persen dan kelompok sandang mengalami deflasi 0,20 persen,” terangnya.

Sedangkan, tambah Joni, kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,23 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,22 persen, kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,02 persen.

BACA YUK:  Pengurus Asosiasi Arsiparis Indonesia Kota Cirebon Dikukuhkan

“Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks. Sementara, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 0,02 persen,” bebernya.

3. Memberikan Andil Inflasi Terbesar

Dari kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar, menurut Joni adalah makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0575 persen.

Untuk Subkelompok yang memberikan andil inflasi terbesar yaitu daging dan hasil-hasilnya sebesar 0,0456 persen.

“Tingkat inflasi kota Cirebon tahun kalender Oktober 2019 sebesar 1,29 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun, Oktober 2019 terhadap Oktober2018 sebesar 2,26 persen,” jelasnya.

BACA YUK:  Komisi III Dorong Pemkot Cirebon Optimalkan Potensi Wisata Sejarah dan Budaya

“Untuk Provinsi Jawa Barat mengalami deflasi 0,07 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,02 persen,” imbuhnya

4. Perbandingan Inflasi/Deflasi Antarkota IHK di Jawa

Dari dua puluh enam kota IHK di Pulau Jawa, menurut Joni, tercatat 14 kota IHK mengalami inflasi dan 12 kota IHK mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kediri sebesar 0,32 persen. Sementara inflasi terendah terjadi di Kota Cirebon sebesar 0,03 persen,” ungkapnya.

“Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Bandung sebesar 0,13 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Sukabumi sebesar 0,04 persen,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 16 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.