Minggu, 26 Januari 2020

Bulan Juni, Pembangunan Alun-alun Kejaksan Dimulai

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon bersama dengan pihak kontraktor, budayawan dan pihak terkait, menggelar rapat untuk mematangkan revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Kamis (24/1/2019).

Penataan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon diharapkan akan memperkuat pariwisata sejarah dan religi bagi masyarakat Cirebon.

“Penataan Alun-Alun Kejaksan akan menambah indah lokasi yang memiliki sejarah tersebut,” ujar Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, usai melaksanakan rapat persiapan penataan Alun-Alun Kejaksan.

Menurut Azis, Kota Cirebon sangat mengandalkan pariwisata dalam upaya pembangunan dan menciptakan kesejahteraan. Penataan dan pembenahan Alun-Alun Kejaksan akan menjadi penguatan pariwisata.

Loading...

1. Target Bulan Juni

Azis meminta, pembangunan harus memperhatikan nilai sejarah termasuk tugu. Sehingga, harus dilakukan rapat yang benar-benar melibatkan sejarahwan dan tidak salah dalam mengambil keputusan.

Proyek pembangunan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan dikerjakan bulan Juni mendatang.

“Kontruksi akan dimulai bulan Juni hingga November mendatang,” terangnya.

Menurut Azis, target utama dari pembangunan Alun-alun kejaksan adalah untuk perbaikan pariwisata. Sehingga harus ada kolaborasi antara kebutuhan dan pariwisata.

“Terutama dengan wisata religi, karena letak alun-alun dekat dengan Masjid At-Taqwa,” katanya.

Ekspose Revitalisasi Alun-alun Kejaksan

2. Fasilitas Alun-alun Kejaksan

Pada kesempatan tersebut, pihak kontraktor memaparkan desain pembangunan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon.

Pihak kontraktor memaparkan fasilitas yang akan melengkapi Alun-alun Kejaksan mulai dari area parkir bawah tanah, taman bermain, air mancur, menggunakan rumput sintetis, viewing decj, pojok baca, lapangan olahraga, shelter pedagang, dan lainnya.

Pembangunan Alun-alun Kejaksan, pihak kontraktor menanyakan terkait Tugu Proklamasi yang berada di perempatan lampu merah, yang ingin ditinggikan agar terlihat oleh pengunjung yang datang ke alun-alun Kejaksan.

Namun, salah seorang budayawan, Mustaqim Asteja tidak setuju dengan peninggian tugu proklamasi tersebut.

“Tugu Proklamasi tersebut merupakan cagar budaya, tidak bolah dipindahkan atau ditinggikan,” kata Mustaqim.

Alun-alun Kejaksan saat ini

3. RTH 30 Persen

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon, Yoyon Indrayana meminta kepada pihak kontraktor untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen.

Menurut Yoyon, RTH yang diajukan oleh kontraktor masih kurang, karena yang diajukan dalam desain hanya 29,8 persen dari total luas 12.570 m2.

“Karena, RTH harus memenuhi sebesar 30 persen dari luas,” ungkapnya.

4. Perhatikan Resapan Air dan Parkir

Dalam rapat tersebut, Yoyon mengingatkan hal terpenting dalam pembangunan Alun-alun Kejaksan yaitu pemenuhan kebutuhan publik.

Selain RTH, kata Yoyon, pemenuhan resapan air dan parkir juga harus diperhatikan dalam pembangunan Alun-alun Kejaksan.

“Untuk parkir, harus dikembangkan lagi untuk membuat kantong-kantong parkir. Karena parkir itu persoalan kota,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This