Minggu, 25 Agustus 2019

Bulan Juni, Pembangunan Alun-alun Kejaksan Dimulai

Populer

Serunya Kebersamaan Warga RW 03 Widarasari di Peringatan HUT RI

Cirebon,- Peringatan Kemerdekaan RI yang ke-74 diperingati oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal tersebut juga dilakukan sebagai agenda rutin setiap...

Hari Kemerdekaan ke-74, Daop 3 Cirebon Bagikan 1945 Air Minum Kemasan dan Pesta Diskon Untuk Penumpang Argo Cheribon

Cirebon,- Sejalan dengan komitmen KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh stakeholder yang ada, PT KAI Daop 3...

Seluruh Karyawan Cirebon Power Melaksanakan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Cirebon,- Karyawan dan pekerja di lingkungan pembangkit Cirebon Power turut melaksanakan upacara HUT Ke-74 Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2019). Upacara...

Menikmati Perjalanan Cirebon Menuju Solo

Cirebon,- Kota Surakarta, juga disebut Solo, adalah wilayah otonom dengan status kota yang berada di bawah Provinsi Jawa Tengah,...

Pererat Silaturahmi, CSB Mall Gelar Touring Bersama Tenant

Cirebon,- Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, CSB Mall menggelar touring bersama tenant-tenant CSB Mall, Senin (19/8/2019).Kegiatan touring motor tersebut...

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon bersama dengan pihak kontraktor, budayawan dan pihak terkait, menggelar rapat untuk mematangkan revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Kamis (24/1/2019).

Penataan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon diharapkan akan memperkuat pariwisata sejarah dan religi bagi masyarakat Cirebon.

“Penataan Alun-Alun Kejaksan akan menambah indah lokasi yang memiliki sejarah tersebut,” ujar Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, usai melaksanakan rapat persiapan penataan Alun-Alun Kejaksan.

Menurut Azis, Kota Cirebon sangat mengandalkan pariwisata dalam upaya pembangunan dan menciptakan kesejahteraan. Penataan dan pembenahan Alun-Alun Kejaksan akan menjadi penguatan pariwisata.

1. Target Bulan Juni

Azis meminta, pembangunan harus memperhatikan nilai sejarah termasuk tugu. Sehingga, harus dilakukan rapat yang benar-benar melibatkan sejarahwan dan tidak salah dalam mengambil keputusan.

Proyek pembangunan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan dikerjakan bulan Juni mendatang.

“Kontruksi akan dimulai bulan Juni hingga November mendatang,” terangnya.

Menurut Azis, target utama dari pembangunan Alun-alun kejaksan adalah untuk perbaikan pariwisata. Sehingga harus ada kolaborasi antara kebutuhan dan pariwisata.

“Terutama dengan wisata religi, karena letak alun-alun dekat dengan Masjid At-Taqwa,” katanya.

Ekspose Revitalisasi Alun-alun Kejaksan

2. Fasilitas Alun-alun Kejaksan

Pada kesempatan tersebut, pihak kontraktor memaparkan desain pembangunan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon.

Pihak kontraktor memaparkan fasilitas yang akan melengkapi Alun-alun Kejaksan mulai dari area parkir bawah tanah, taman bermain, air mancur, menggunakan rumput sintetis, viewing decj, pojok baca, lapangan olahraga, shelter pedagang, dan lainnya.

Pembangunan Alun-alun Kejaksan, pihak kontraktor menanyakan terkait Tugu Proklamasi yang berada di perempatan lampu merah, yang ingin ditinggikan agar terlihat oleh pengunjung yang datang ke alun-alun Kejaksan.

Namun, salah seorang budayawan, Mustaqim Asteja tidak setuju dengan peninggian tugu proklamasi tersebut.

“Tugu Proklamasi tersebut merupakan cagar budaya, tidak bolah dipindahkan atau ditinggikan,” kata Mustaqim.

Alun-alun Kejaksan saat ini

3. RTH 30 Persen

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon, Yoyon Indrayana meminta kepada pihak kontraktor untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen.

Menurut Yoyon, RTH yang diajukan oleh kontraktor masih kurang, karena yang diajukan dalam desain hanya 29,8 persen dari total luas 12.570 m2.

“Karena, RTH harus memenuhi sebesar 30 persen dari luas,” ungkapnya.

4. Perhatikan Resapan Air dan Parkir

Dalam rapat tersebut, Yoyon mengingatkan hal terpenting dalam pembangunan Alun-alun Kejaksan yaitu pemenuhan kebutuhan publik.

Selain RTH, kata Yoyon, pemenuhan resapan air dan parkir juga harus diperhatikan dalam pembangunan Alun-alun Kejaksan.

“Untuk parkir, harus dikembangkan lagi untuk membuat kantong-kantong parkir. Karena parkir itu persoalan kota,” tandasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Turnamen Ping-pong Nge-Mall CSB Cup Diikuti Peserta dari Seluruh Indonesia

Cirebon,- Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Cirebon bekerja sama dengan CSB Mall kembali menggelar Turnamen Disdik Cup...

Gali Potensi Hasil Hutan, West Java Forest Festival 2019 Kembali Digelar di Cirebon

Cirebon,- Dalam rangka peningkatan wawasan masyarakat tentang pentingnya fungsi hutan, produk hasil hutan unggulan, meningkatkan nilai tambah produk hasil hutan, serta pemanfaatan hasil hutan...

Hari Jadi Cirebon ke-650, Daop 3 Cirebon Berikan Diskon 10 Persen Untuk Pengguna KA Argo Cheribon, Ini Syaratnya

Cirebon,- Turut memeriahkan Hari Jadi Cirebon ke-650, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon memberikan diskon 10 persen untuk pengguna KA...

Mudahkan Pelanggan JNE, Pembayaran Transaksi Bisa Dengan OVO

Jakarta,- OVO platform pembayaran, rewards, dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia, mengumumkan kerja sama dengan JNE sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik...

Ribuan Jamaah Padati Kuliah Umum dan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad di UGJ

Cirebon,- Ribuan jamaah memadati acara Kuliah Umum dan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) di halaman parkir Kampus I Universitas Gunung Jati (UGJ),...

More Articles Like This