Bulan Juni 2020, BPS Mencatat Kota Cirebon Mengalami Inflasi Sebesar 0,45 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat pada Juni 2020, Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,45 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,11.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Sebaliknya, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri mengatakan pada Juni 2020, dari 11 kelompok pengeluaran, 8 kelompok mengalami inflasi, 1 kelompok mengalami deflasi, dan 2 kelompok tidak mengalami perubahan harga.

“Pada Juni 2020, ada 8 kelompok yang mengalami inflasi, 1 kelompok mengalami deflasi, dan 2 kelompok yang tidak mengalami perubahan harga,” ujar Joni, Jumat (3/7/2020).

BACA YUK:  Praktisi Sebut Laju Pertumbuhan Media Sosial Lebihi Tingkat Populasi Penduduk Indonesia, Manfaatkan!

Lanjut Joni, Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,10 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,68 persen.

Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 0,70 persen, kelompok transportasi sebesar 0,21 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,09 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,69 persen.

BACA YUK:  DPC Persikindo Kota Cirebon Siap Gabung Bersama Kadin untuk Ciptakan UMKM Unggul

“Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,09 persen,” ungkapnya.

“Sedangkan kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan harga, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran,” tambahnya.

Sementara itu, tambah Joni, beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga pada Juni 2020 adalah daging ayam ras, jeruk, kolam renang, susu cair kemasan, bumbu masak jadi, tarif kendaraan travel, pasir, jagung manis, pengharum cucian atau pelembut, dan biaya foto kopi.

BACA YUK:  Fraksi-fraksi di DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2023

Perkembangan harga berbagai komoditas pada 2020 secara umum, kata Joni, menunjukkan adanya peningkatan.

Tingkat inflasi tahun kalender Juni 2020 dan tingkat inflasi tahun ke tahun Juni 2020 terhadap Juni 2019 masing-masing sebesar 0,94 persen dan 1,76 persen.

Selain itu, dari 7 kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bekasi sebesar 0,48 persen dan terendah di Kota Depok 0,10 persen.

“Untuk Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi 0,32 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,18 persen,” tandasnya. (AC212)

(Dilihat: 42 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.