Selasa, 4 Agustus 2020

BMKG : Awal Musim Hujan Waspadai Angin Besar dan Sambaran Petir

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Bakso Lobster Mantan Tawarkan Harga Terjangkau

Cirebon,- Baso Lobster yang tengah viral, kini bisa ditemui di Bakso Lobster Mantan (Mantap Tenan) di Kota Cirebon.Bertempat di...

Cirebon – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Jatiwangi mengimbau masyarakat di Wilayah Pantura Jawa Barat untuk mewaspadai angin puting beliung dan sambaran petir. Pasalnya, intensitas hujan disertai angin kencang berpotensi terjadi saat peralihan cuaca.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Jatiwangi Ahmad Faa Idzyn mengatakan awal musim hujan lebih rentan ancaman angin besar dan sambaran petir. Pada awal peralihan musim pancaroba mulai nampak tanda-tanda angin puting beliung.

“Dua ancaman itu (angin puting beliung dan sambaran petir) terjadi pada masa pancaroba atau transisi dari kemarau ke musim hujan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati hati,” ujar Ahmad Faa Idzyn yang dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Loading...

Pria yang akrab disapa Faiz ini menambahkan, tanda-tanda puting beliung dilihat dari adanya awan cumulus, meski masih nampak kecil. “Awan ini (cumulus, red) bisa menjadi awan cumulonimbus yang dapat memicu terjadinya angin puting beliung,” ujarnya.

Awan jenis cumulonimbus ini ciri-cirinya berwarna pekat. Oleh karena itu, ketika melihat awan seperti itu warga diharapkan lebih berhati-hati karena bisa berpotensi terjadinya angin puting beliung. Terkait bencana alam, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai antisipasi datangnya bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Sedangkan untuk di daerah pesisir Pantura, diprediksi hingga dua hari ke depan, akan terjadi hujan pada waktu siang hingga malam hari. Ini karena sekitar 75 persen wilayah Indonesia mengalami keterlambatan masuk musim hujan.

“Untuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa memasuki musim hujan pada dasarian I atau 10 hari pertama dan dasarian II atau 10 hari kedua bulan Desember ini, termasuk wilayah Cirebon dan sekitaranya. Suhu berkisar antara 25 sampai 36 derajat celcius,” terang Ahmad Faa Idzyn

Diterangkan Faiz, kondisi iklim Indonesia sangat dikontrol kondisi suhu muka air laut di Samudera Hindia sebelah Barat, Barat Daya Pulau Sumatera dan Samudera Pasifik, serta perairan laut Indonesia.

Fenomena keterlambatan musim hujan terjadi karena rendahnya suhu permukaan laut daripada suhu normalnya yang berkisar antara 26 – 27 derajat celcius di wilayah perairan Indonesia bagian selatan dan barat, sehingga berimplikasi pada kurangnya pembentukan awan.

“Ini yang menyebabkan keterlambatan datangnya musim hujan. Tapi pada akhir November dan awal Desember ini suhu permukaan air laut sudah kembali menghangat dan memicu pembentukan awan hujan. Prediksi hujan untuk sepanjang tahun 2020 cendrung mempunyai pola yang sama dengan normal. Awal musim hujan akhir 2019 telah diperkirakan akan lebih mundur dari normalnya pada tahun 2018. Puncak musim hujan diprediksi pada Januari-Februari 2020,” terangnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Minta Dinas Sering Diskusi Dalam Menjalankan Program

Cirebon,- Berkaca dari peristiwa Hari Raya Idul Adha, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meminta kepada dinas-dinas untuk lebih...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang. 8 orang tersebut merupakan kasus...

Saat Arus Balik Iduladha, Pertamina Siapkan Mobile Storage Untuk Dukung Pasokan BBM

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menyiagakan Mobile Storage di beberapa SPBU untuk menjaga pasokan BBM saat arus balik Iduladha...

Tidak Ada Pemasukan Selama Pandemi, Wisata Goa Sunyaragi Bertahan Demi Melestarikan Situs

Cirebon,- Sejak dibukanya kembali objek wisata taman air Goa Sunyaragi pada tanggal 30 Mei 2020 pada masa Pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan belum ada peningkatan...

Rajaview, Cara Menaikkan Views YouTube dengan Mudah

YouTube saat ini menjadi salah satu platform yang banyak digunakan. Terlebih lagi, siapapun bisa memproduksi konten di YouTube. Menariknya, kita juga bisa mendapatkan uang...

More Articles Like This