Rabu, 12 Agustus 2020

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Populer

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak dan tidak dapat berjalan normal seperti biasanya. Di sisi lain, COVID-19 juga memaksa masyarakat untuk mengurangi kontak fisik sebagai upaya untuk menekan penyebaran agar tidak semakin meluas.⁣

Guna mengurangi kontak fisik dalam upaya menekan potensi penularan COVID-19 sekaligus menggerakkan roda ekonomi, bisnis digital menjadi salah satu solusi, tentunya dengan tetap menyesuaikan dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru.⁣

CEO Investor Muda, Jason Gozali menekankan pentingnya promosi bisnis di masa pandemi dengan menguasai digital marketing dan media sosial. Jason juga memberikan apresiasi kepada pemerintah akan usahanya untuk membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM) di masa pandemi yang membuat gerakan bernama “Bangga Buatan Indonesia”, sebuah gerakan yang menjangkau ribuan UMKM untuk masuk ke seragam platform marketplace yang ada di Indonesia.⁣

Baca Yuk : FEWS BPBD Kabupaten Cirebon Selamatkan Warga dari Bahaya Banjir

“Promosi tidak boleh konvensional seperti era sebelum COVID-19, promosinya harus unconventional sekarang”, ujar Jason pada dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta (4/7).⁣

Pada kesempatan yang sama, Nadhifa Maulidiya selaku pelaku UMKM menceritakan proses produksi dan distribusi produk UMKM-nya yang berbeda akibat pandemi seperti membeli bahan baku, proses pemasaran, hingga pengiriman semua melalui media daring.⁣

“Dari mulai saya membeli bahan baku itu di online shop, lalu saya olah dan memasarkannya melalui media sosial, untuk pengirimannya melalui ojek online, jadi semua kegiatan bisa dilakukan di rumah”, tambah Nadhifa.⁣

Dalam mencari modal, baik Nadhifa maupun Jason memiliki cara yang berbeda untuk mendapatkannya. Nadhifa memilih uang tabungan untuk dijadikan modal, sedangkan Jason mengatakan beragam jalur untuk mendapatkan modal.⁣

CEO Investor Muda, Jason Gozali. Foto : Humas BNPB

Loading...


“Cara nomor satu, buat bussiness plan yang bagus lalu coba submit siapa tau ada investor. Sebagai opsi, kita bisa juga pinjam ke keluarga atau teman, kalau bank mungkin agak susah”, ungkap Jason.⁣

Untuk mempromosikan sebuah produk agar mampu bersaing dengan produk lain, Jason berbagi tips yang salah satunya adalah dengan menambahkan value atau nilai dari produk yang kita miliki agar tidak menjadi komoditas, sehingga yang dipromosikan dan dijual tidak hanya produknya namun nilai lebih diluar produk tersebut.⁣

Seiring dengan pernyataan Jason sebelumnya, Nadhifa sependapat dengan adanya value atau nilai lebih dari sebuah produk, Nadhifa pun mengaplikasikan value atau nilai tambah tersebut pada produk UMKM-nya.⁣

Baca Yuk : Wali Kota Cirebon: Keberhasilan New Normal Tergantung Kedisiplinan Masyarakat

“Tentunya value produk bukan hanya akan membawa keuntungan sementara, tapi juga jangka panjang dan mampu menjadi ciri khas yang berbeda. Penting sekali untuk menambahkan value dalam setiap produk yang kita hasilkan,” tambah Nadhifa.⁣

Jason turut mengajak masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki untuk tetap dapat berkarya pada masa pandemi. ⁣

“Semua orang pasti punya talenta, semua orang pasti punya bakat, semua orang pasti punya kelebihan, sekaranglah waktunya buat ngembangin bakat terlebih saat kita lagi Work From Home. Jadi lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi diri dan mengembangkan ide-ide yang dimiliki”, tutup Jason. (rilis)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kendaraan Elf yang Terlibat Kecelakaan di Cipali Diduga Ada Pelanggaran Trayek Angkutan Umum

Cirebon,- Kendaraan mikrobus jenis elf bernomor polisi D-7013-AN yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali KM 184.300 pada...

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Cipali Masuk Tahap Penyidikan

Cirebon,- Kasus kecelakaan lalu lintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300 yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan belasan luka-luka pada Senin...

Aston Cirebon Hotel Gelar Donor Darah dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Onyx Room Aston Cirebon Hotel, Selasa (11/8/2020).Aksi sosial donor darah...

Pertashop Pertamina Hadir di 19 Provinsi, Siap Layani Masyarakat Desa

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) terus menjalankan program pembangunan Pertamina Shop (Pertashop) di seluruh wilayah Indonesia. Hingga Agustus 2020, mini outlet Pertashop telah hadir di...

13 Korban Kecelakaan Cipali Masih Perawatan dan 2 Orang Sudah Diperbolehkan Pulang

Cirebon,- Korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan KM 184.300 pada Senin (10/8/2020) kemarin masih menjalani perawatan di Rumah Sakit...

More Articles Like This