Bisa Menjadi Manfaat, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Tali Rafia

Tidak bisa dipungkiri, manusia begitu bergantung kepada plastik. Kepraktisan dan kemudahan plastik membuat manusia sulit berpaling dari bahan yang satu ini. Dalam keseharian, hampir semua keperluan sehari-hari melibatkan plastik baik untuk belanja, membungkus barang, atau sekadar membungkus makanan di warung, semuanya butuh plastik.

Plastik sekali pakai seringkali berakhir menjadi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia dan dunia. Penggunaan produk plastik secara tidak ramah lingkungan menyebabkan berbagai masalah lingkungan hidup yang cukup serius.

Hal tersebut plastik merupakan jenis sampah yang paling sulit untuk diurai sekaligus yang paling banyak mencemari lingkungan. Plastik merupakan produk serbaguna, ringan, fleksibel, tahan kelembaban, kuat, relatif murah juga. Namun, tanpa disadari karakter plastik, ditambah dengan cara penggunaan tidak ramah lingkungan, ia justru merusak lingkungan hidup.

Namun dengan pengelolaan yang tepat, plastik bekas pakai tidak perlu menjadi sampah. Memerangi penggunaan plastik tidak diperlukan bila kita mau mulai konsisten mengelola sampah plastik dengan langkah awal sederhana, yaitu memilah. Sampah plastik, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan hasil atau manfaat yang lebih.

Pabrik Kapuk Mas

Oleh karena itu, manfaat limbah plastik menjadi tali rafia sangat efektif sekali. Memanfaatkan limbah plastik sebagai salah satu bahan baku untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai, selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mendaur ulang sampah juga dapat memberikan pemasukan secara finansial.

BACA YUK:  Info Loker! Lowongan Kerja Terbaru untuk RS Irhamna di bulan April 2024

Dengan mengenal serta mengetahui tentang pengolahan dan pemanfaatan sampah plastik, maka diri kita mulai sekarang harus dapat mengurangi sampah plastik dengan cara mengolahnya atau pun memanfaatkannya dengan cara seperti mendaur ulang. Salah satunya adalah dengan daur ulang plastik menjadi tali rafia. Daur ulang ini membantu mengurangi volume sampah plastik yang selalu menjadi permasalahan utama di seluruh daerah.

Seperti yang diketahui, tali rafia ialah barang yang sangat akrab dengan kehidupan sehari – hari kita. Kita mendapati tali rafia dalam berbagai warna dan ukuran. Bahkan hampir di setiap rumah tangga. Dipakai untuk mengemas dan mengikat bermacam – macam barang. Banyak usaha dan industri lain memerlukan tali ini. Bahkan setiap hari dan dalam jumlah besar.

BACA YUK:  Pj Wali Kota Cirebon Setuju Usulan 4 Raperda Inisiatif DPRD Kota Cirebon

Contoh jasa kurir dan kirim barang. Ada juga usaha pengepakan, kios kios dan toko – toko, pedagang di pasar. Kalau dijabarkan masih banyak lagi. Pada umumnya tali banyak diperlukan untuk kebutuhan ikat – mengikat barang ringan. Juga untuk menjahit karung hingga sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan.

Tali Rafia Cap Mobil

Kebutuhan pasar akan tali rafia hingga saat ini memang belum menurun. Atau dengan kata lain masih cukup baik. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu celah peluang usaha untuk ditekuni.

BACA YUK:  Alumni KNPI Kota Cirebon Gelar Reuni, Inginkan Sosok Wali Kota dari Internal

Meningkatnya kebutuhan tali rafia di pasaran disebabkan selain mudah digunakan, tali rafia memiliki harga yang cukup ekonomis yang bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, PT. Kapuk Mas Agung Abadi hadir sebagai bagian dari solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan tali rafia. Untuk pembelian tali rafia bisa menghubungi nomor 0822 9933 3938.

PT. Kapuk Mas Agung Abadi adalah pabrik plastik cor & tali rafia yang berdiri sejak tahun 1977. Komitmen akan kualitas produk plastik cor & tali rafia membuat PT.  Kapuk Mas Agung Abadi selalu menggunakan bahan baku yang berkualitas dan mesin produksi yang optimal. Sehingga menghasilkan plastik cor & tali rafia yang bermutu. Komitmen akan kepuasan pelanggan membuat PT. Kapuk Mas Agung Abadi senantiasa mempertahankan pelanggan hingga puluhan tahun. (*)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *