BI Cirebon Support Para Petani Kopi Cibeureum Kuningan Untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan

Kuningan,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon menggelar program pengembangan ekonomi lokal komunitas kopi robusta, Kamis (28/6/2018). Acara yang diadakan di Bumi Perkemahan Cibeureum ini diadakan pula Coffee Cupping dan pelatihan pasca panen.

Kepala KPwBI Cirebon, M. Abdul Majid Ikram dalam sambutannya menyampaikan bahwa kopi di Kuningan ini berbeda. Kopi Cibeureum ini rupanya sudah mulai dikenal dengan kopi khas robusta.

[Baca juga : Waja Kopi dan Rumah Hobit Resto Hadir di Sukageuri View Kuningan]

“Bagi pecinta kopi, Robusta Cibeureum ini sudah mulai familiar. Untuk itu, kami mensupport para petani untuk meningkatkan ekonomi mikro atau ekonomi kerakyatan, sehingga kopinya akan lebih dikenal, bukan hanya secara nasional bahkan cakupan dunia,” tegasnya.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 10 Mei 2022

Tahun ini konsen KPwBI Cirebon berada di cluster kopi. Karena menurut Majid, kopi saat ini tengah menjadi trend atau gaya hidup bagi masyarakat Indonesia maupun di luar negeri.

“Menurut hasil pantauan kami, nilai jual atau nilai tambah di Cibeureum ini belum terlalu besar, penjualannya memang sudah menyebar di wilayah III Cirebon, namun kualitas perlu ditingkatkan lagi dan harganya masih relatif murah. Untuk itu kita dorong agar lebih terangkat,” jelasnya.

Support KPwBI Cirebon ini salah satunya yakni dengan mengajak para petani untuk studi banding ke Cluster kopi di Malang beberapa waktu lalu. Di sana para petani melihat secara langsung dari sisi produksi, perawatan, pengolahan, managemen kopi, hingga pemasarannya sehingga ilmu tersebut bisa diterapkan di Cibeureum.

BACA YUK:  Pluang Semarakkan Lampung Crypto Expo 2022, Tingkatkan Potensi Cuan Melalui Berbagai Pilihan Aset Kripto

Harapan KPwBI Cirebon adalah, Kopi Cibeureum ini sebagai percontohan bagi daerah lain yang memiliki potensi kopi yang baik supaya para petani kopi akan lebih berkembang di Kuningan. (AC560)

(Dilihat: 8 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.