Selasa, 25 Januari 2022

Beredarnya Gula Rafinasi, Gula Petani Tebu Tidak Laku

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang....

Cirebon, 8 Agustus 2017,- Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jawa Barat mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cirebon, Jalan KS. Tubun, Kota Cirebon, Selasa (08/08/2017).

Kedatangang para petani tebu yang tergabung APTRI dalam rangka musim giling 2017 menyampaikan aspirasi bahwa gula petani tebu khususnya di Jawa Barat tidak laku dan tidak ada yang membeli, bahkan dari para pedagang gula tidak mau membeli gula petani tebu.

“Dengan dasar alasan, petani tebu tidak keberatan dengan adanya Ketetapan Menteri Perdagangan terkait HET Gula Konsmsi sebesar Rp. 12.500,-/ kilogram, dengan harapan gula di tingkat petani bisa dibeli Rp. 11 ribu/kilogram. Namun, ternyata dengan adanya ketentuan PPn Gula Petani sebesar 10 persen petani tebu menjadi terhimpit,” ujar Ketua DPD APTRI Jawa Barat, H. Dudi Bahrudin.

Loading...
BACA YUK:  Metland Hotel Cirebon Tawarkan Empat Menu Baru, Salah Satunya Empal Gantung

Menurutnya, hampir 10 ribu ton gula di Jawa Barat tidak laku terjual dan tidak ada pembelinya. Ternyata hasil pengecekan atau sidak dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APTRI di pasaran banyak gula rafinasi yang beredar di masyarakat.

“Dampak dari beredaranya gula rafinasi mengakibatkan gula lokal tidak laku. Tentunya hal ini sudah melanggar berbagai aturan sesuai Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan yang menyatakan gula rafinasi hanya diperjualbelikan kepada industri,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya menyatakan sikap untuk meminta pemerintah tidak mengenakan PPn gula untuk petani dan melalui Bulog untuk membeli gula petani dengan harga Rp. 11 ribu/ kilogram.

Kemudian, menolak peredaran gula rafinasi baik yang ada di distributor maupun yang beredar di pasar konsumsi, meminta pihak terkait khususnya Satgas Ketahanan Pangan untuk melakukan pengawasan terhadap gula rafinasi dan mengecek ke supermarket-supermarket terkait gula yang diduga kamuflase dari gula rafinasi.

BACA YUK:  Capaian Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Cirebon Capai 77,46 Persen

“Untuk Presiden, tolong lihat kebawah petani tebu sudah hampir mati selama 6 tahun kita betul-betul rugi terus. Dari 11 jumlah pabrik gula yang ada di Jawa Barat sekarang hanya sisa 4 pabrik,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Rayakan Hari Jadi yang Pertama, GH Kopi Cirebon Gelar Event GH Jazz Day

Cirebon,- Green House (GH) Kopi Cirebon yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa No. 113, Kedungjaya, Kabupaten Cirebon menggelar...

Pemda Kota Cirebon Mulai Pelaksanaan Vaksinasi Booster COVID-19 untuk Lansia dan Pelayanan Publik

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mulai menjalankan program vaksinasi dosis tiga atau booster. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat...

SMKN 2 Kota Cirebon Luncurkan SMK Pusat Keunggulan dan Le Zaat Bake House

Cirebon,- SMKN 2 Kota Cirebon meluncurkan SMK Pusat Keunggulan program keahlian kuliner tahun 2022, Senin (25/1/2022). Selain itu, acara yang berlangsung di SMKN 2...

Mulai Besok Pagi, Tol Cisumdawu Seksi I Terapkan Tarif Gratis Selama Dua Minggu

Bandung,- Tol Cisumdawu dibuka mulai besok, Selasa (25/01/22) pukul 06.00 untuk seksi I sepanjang 11,45 kilometer yang menghubungkan antara Cileunyi dan Pamulihan. Adapun tarif tol...

More Articles Like This