Sabtu, 17 April 2021

Bentani Hotel Cirebon Manfaatkan Limbah Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Pendaftaran BLT BPUM Kota Cirebon Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Cirebon,- Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dibuka Rabu (14/4/202) kemarin. Pendaftaran...

Konsisten dan Semangat Jalani Usaha akan Membuahkan Hasil⁣

Cirebon,- Menjadi pengusaha adalah jalan yang ditempuh oleh pasangan Mila Wijayanti dan Syahrizal Rizal. Keduanya memiliki berbagai usaha, mulai...

Cirebon,- Bentani Hotel & Residence memanfaatkan limbah sampah organik menjadi cairan Eco Enzyme. Bahkan, Bentani Hotel digadang-gadang menjadi hotel pertama di Kota Cirebon yang menggunakan Eco Enzyme.

Eco Enzyme merupakan hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran yang dipadukan dengan gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat.

Menurut Chatarina Gina Rimba, selaku Mentor Eco Enzyme di Bentani Hotel menjelaskan Eco Enzyme yang berasal dari sampah organik ini memiliki banyak sekali manfaat. Bisa digunakan sebagai pupuk tanaman, pembersih alat-alat rumah tangga, pengusir hama, deterjen, hand sanitizer, dan masih banyak lainnya.

Loading...
BACA YUK:  Tingkatkan Kemampuan Gamer Indonesia, Telkomsel Kembali Gelar Dunia Games League 2021

“Eco Enzyme ini dibuat dari limbah dapur organik seperti sayuran dan buah-buahan. Manfaatnya sangat banyak sekali, bisa menjadi deterjen, cuci piring, pengusir hama, dan banyak lainnya,” ujar Gina kepada awak media, Selasa (2/3/2021).

Gina memaparkan cara pembuatan Eco Enzyme menggunakan formula 3,1,10 yakni menggunakan bahan organik 3 bagian, satu gula, dan 10 bagian air. Menurut Gina, gula yang digunakan bisa gula coklat, gula merah atau gula tebu.

“Formula ini sudah paten, tidak bisa diganti-ganti. Setelah dicampurkan menjadi satu, bahan-bahan tersebut didiamkan selama 90 hari. Jangan kurang dari 90 hari,” bebernya.

Gina mengatakan hasil dari Eco Enzyme ini dapat diolah kembali menjadi produk sebagai pembersih kompor, mencuci piring, mencuci pakaian, anti radiasi, hand sanitizer, hingga sebagai pupuk organik.

Eco Enzyme pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong sebagai pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Gagasan awal proyek ini adalah untuk mengolah enzim dari sampah organik.

Sementara itu, Chef Bentani Hotel, Heru Susilo menambahkan dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap bumi, Bentani Hotel menghadirkan project Eco Enzyme yang diberi nama Magical Pachira. Project ini merupakan hasil dari mengikuti berbagai workshop mengenai Eco Enzyme.

BACA YUK:  Diundur, Pembukaan Alun-Alun Kejaksan Jadi 12 April 2021

“Project ini diawali dengan mengikuti berbagai workshop mengenai Eco Enzyme. Setelah itu kami mulai mempraktekannya pada November 2020. Sampah organik yang digunakan berasal dari sampah dapur outlet di Bentani Hotel,” ujar Heru.

Project yang dinamai Magical Pachira ini, kata Heru, sebagai simbol yang diyakini membawa pengaruh baik bagi kesehatan, keberuntungan dan panjang umur. Serta merupakan nama dari salah satu outlet yang baru di buka di Bentani Hotel & Residence, Pachira Lounge.

“Kedepannya Bentani Hotel & Residence akan menggunakan dan membagikan Eco Enzyme kepada tamu. Nantinya juga, Eco Enzyme akan digunakan untuk membersihkan kamar maupun ruangan,” terangnya.

Dengan adanya penerapan Eco Enzyme di Bentani Hotel & Residence, Heru berharap, seluruh tamu dan karyawan dapat menjadi lebih terjaga kesehatannya serta dapat menjadi trend baru di masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi tren baru di masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sehingga, sedikit demi sedikit mengurangi polusi lingkungan karena polutan bahan kimia berbahaya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tingkatkan Kemampuan Gamer Indonesia, Telkomsel Kembali Gelar Dunia Games League 2021

Jakarta,- Untuk meningkatkan kemampuan para Gamer Indonesia, Telkomsel kembali menggelar Dunia Games League (DGL) 2021. Kompetisi tersebut akan dibuka...

Hargai Perjuangan Difabel, Polresta Cirebon Berikan Sim D Gratis

Cirebon,- Ada suasana yang sedikit berbeda di Polresta Cirebon ketika Sat Lantas Polresta Cirebon melakukan pengujian SIM D kepada peserta uji SIM dari komunitas...

Dari Pengalaman Pribadi, Rapper Cirebon Andi Lowgan Luncurkan Single Perdana

Cirebon,- Semua orang pasti pernah merasakan marah, kesal, bahkan sakit hati, bila kepercayaan dan kebaikan kita dikhianati oleh teman sendiri. Namun, banyak cara orang...

Daop 3 Cirebon Serahkan Barang Temuan Kepada Kepolisian

Cirebon,- PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menyerahkan 14 barang berharga milik penumpang KA yang tertinggal kepada Unit Reskrim Polres Cirebon Kota, Kamis...

More Articles Like This