Kamis, 2 Desember 2021

Benda Pusaka Zaman Sunan Gunung Jati Tersimpan Rapi di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon ternyata menyimpan banyak sekali benda-benda bersejarah peninggalan Sunan Gunung Jati.

Selain benda pusaka milik Sunan Gunung Jati, Museum Pusaka Keraton Kasepuhan juga menyimpan benda pusaka milik Sultan Kasepuhan dari masa ke masa serta benda rampasan jaman peperangan seperti dari prajurit Portugis, India, dan juga Mongolia.

Menurut Kabag Pemandu Keraton Kasepuhan Cirebon, Iman Sugiman mengatakan koleksi benda pusaka milik Sunan Gunung Jati di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan, terutama pusaka untuk peperangan sangat banyak.

Loading...
BACA YUK:  Tanggal 11.11, Sebanyak 18 Ibu Melahirkan di RS Sumber Kasih Cirebon

“Koleksi pusaka untuk peperangan ada keris, kujang, pedang, tombak dan lain-lain, itu dari jaman ke jaman, era sultan ke sultan itu ada koleksinya,” ujar Iman saat ditemui About Cirebon, Kamis (12/11/2020).

“Dan juga ada senjata-senjata dari luar seperti sangkur atau bayonet dari Belanda, pedang rampasan perang dari Portugis, termasuk baju besi yang ada di museum itu baju Harnaz dari Portugis yang beratnya mencapai 5 kilogram,” tambahnya.

Selain rampasan dari Portugis, lanjut Iman, ada senjata-senjata seperti meriam dari beberapa negara seperti dari India, Mongolia dan Portugis. Termasuk pusaka-pusaka peninggalan dari leluhur Cirebon yaitu Kujang dari Padjajaran.

“Jadi, senjata-senjata atau benda pusaka dari Sunan Gunung Jati dan era Sultan ke Sultan saja yang ada di museum, tapi dari beberapa daerah dan juga negara,” ungkapnya.

Iman menjelaskan, benda pusaka yang ada di museum diperoleh dari Sultan ke Sultan, seperti senjata Portugis diperoleh saat era Sunan Gunung Jati pada abad ke-15 an.

Kemudian senjata rampasan Belanda di era kepemimpinan Sultan Sepuh V Sultan Matangaji saat terjadi peperangan Kedongdong di wilayah Cirebon yaitu senjata sangkur atau bayonet sekitar abad ke-17.

BACA YUK:  Masuk Level 1 PPKM, Keberhasilan Semua Pihak dalam Pengendalian COVID-19 di Kota Cirebon

“Ada juga beberapa pusaka Sunan Gunung Jati yang bisa dilihat dan waktunya hanya seminggu satu kali yang disimpan di ruangan khusus,” kata Iman.

Sampai saat ini, benda-benda pusaka yang digunakan saat peperangan masih tersimpan rapih dan terawat di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan. Bahkan, benda-benda pusaka tersebut setiap tahunnya dibersihkan dari debu. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Cirebon, - Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara. Kepala Kantor Kantor...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This