Senin, 24 Februari 2020

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat sangat prihatin atas kejadian rusaknya petilasan Matangaji yang berada...

Bulan Februari Aston Cirebon Hotel Hadirkan Promo ‘Keribo’

Cirebon,- Bulan Februari 2020, Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan program promosi terbaru yakni “Keribo”.Tapi tunggu dulu,...

AKBP Syamsul Huda Resmi Jabat Kapolres Cirebon Kota Gantikan AKBP Roland Ronaldy

Cirebon,- Jabatan Kapolres Cirebon Kota resmi berganti, dari pejabat sebelumnya AKBP Roland Ronaldy digantikan dengan AKBP Syamsul Huda.Upacara serah...

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon harus dirawat di ruang PICU Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ).

Anak dari pasangan Rusmiati (24) dan Mukmin (25) masih tak sadarkan diri karena digigit ular berbisa di dalam rumahnya pada Jumat (8/2/2020) malam lalu.

Rusmiati, orang tua Adila menjelaskan bahwa kejadian pada malam itu sedang pada tidur dan tiba-tiba anaknya nangis merintih kesakitan, dan ketika bangun ular tersebut kepegang.

“Saya kaget pas bangun ular kepegang dan saya kaget langsung membangunkan suami. Karena panik, ular dilempar ke samping kasur dan langsung dibunuh,” ujarnya kepada About Cirebon saat ditemui di RSD Gunung Jati, Rabu (12/2/2020).

Loading...

Baca Yuk: Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Setelah itu, lanjut Rusmiati, Adila langsung dibawa kerumah neneknya dan belum tahu kalau digigit ular.

“Saya sempat nanya ke Adila, “nok sakit ngga, apa yang sakit” tapi dia diem aja ngga bicara. Saya ngga tau sebelumnya kalo dia digigit,” jelasnya.

Setelah itu, menurut Rusmiati, Adila di tidurin lagi dan tetap merintih kesakitan. Kemudian diperiksa oleh neneknya, ternyata di telapak kakinya ada darah.

“Karena saya tidak tahu cara penanganannya, hanya diikat pakai kain sama di sedot. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat sekitar pukul 00.00 WIB,” bebernya.

“Setelah masuk IGD, kata rumah sakit disini tidak ada obat anti bisa dan langsung di rujuk ke rumah sakit Gunung Jati,” imbuhnya.

Saat ingin dirujuk ke rumah sakit Gunung Jati, menurut Sumiati, kondisi jalan waktu itu dalam keadaan banjir, namun tidak hujan lagi dan langsung cari jalan pintas menggunakan sepeda motor.

“Saat tiba di rumah sakit Gunung Jati langsung ditangani oleh pihak dokter. Saya kira pada saat di jalan dede tidur, ternyata nyampe rumah sakit katanya sudah tak sadarkan diri. Nafas juga sudah tidak normal dan dinyatakan kritis oleh dokter,” paparnya.

“Sabtu (9/2) pagi Jam 06.00 WIB dede dinyatakan koma dan sampai sekarang kondisinya masih koma dan tidak ada reaksi apa-apa,” tambahnya.

Menurut Rusmiati, sebelum kejadian pernah melihat ular di depan rumah dan kedua kalinya mematuk ayam. Namun ular tersebut dibiarkan saja.

“Kondisi rumah memang di belakang masih kebun bambu dan alang-alang,” terangnya.

Untuk biaya pengobatan, pihaknya sedang berusaha untuk membuat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) karena tidak memiliki BPJS.

“Saya berharap bisa cepat sembuh dan dibantu oleh pihak rumah sakit,” harapnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pertumbuhan Pasar Modal di Kota Cirebon Cukup Prospektif

Cirebon,- Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, Reza Sadat Shahmeini mengatakan bahwa potensi pertumbuhan jumlah investor pasar...

Sempat Vakum, Sanggar Kentjana Kembali Menggelar Canon SK Marathon di Cirebon

Cirebon,- Sanggar Kentjana (SK) bekerja sama dengan Canon kembali menggelar Lomba Foto untuk kategori pelajar (SMP & SMA) dan mahasiswa di Grage City Mall,...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir ke rumah. Selama ini, warga...

HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal BMC HIPMI Kota Cirebon, Sabtu...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

More Articles Like This