Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon harus dirawat di ruang PICU Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ).

Anak dari pasangan Rusmiati (24) dan Mukmin (25) masih tak sadarkan diri karena digigit ular berbisa di dalam rumahnya pada Jumat (8/2/2020) malam lalu.

Rusmiati, orang tua Adila menjelaskan bahwa kejadian pada malam itu sedang pada tidur dan tiba-tiba anaknya nangis merintih kesakitan, dan ketika bangun ular tersebut kepegang.

“Saya kaget pas bangun ular kepegang dan saya kaget langsung membangunkan suami. Karena panik, ular dilempar ke samping kasur dan langsung dibunuh,” ujarnya kepada About Cirebon saat ditemui di RSD Gunung Jati, Rabu (12/2/2020).

BACA YUK:  Pelajari Pentingnya Miliki Asuransi Properti, Berikut 3 Cara Tepat Memilihnya Menurut Qoala

Baca Yuk: Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Setelah itu, lanjut Rusmiati, Adila langsung dibawa kerumah neneknya dan belum tahu kalau digigit ular.

“Saya sempat nanya ke Adila, “nok sakit ngga, apa yang sakit” tapi dia diem aja ngga bicara. Saya ngga tau sebelumnya kalo dia digigit,” jelasnya.

Setelah itu, menurut Rusmiati, Adila di tidurin lagi dan tetap merintih kesakitan. Kemudian diperiksa oleh neneknya, ternyata di telapak kakinya ada darah.

“Karena saya tidak tahu cara penanganannya, hanya diikat pakai kain sama di sedot. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat sekitar pukul 00.00 WIB,” bebernya.

BACA YUK:  Belanja Kebutuhan Dapur di Pasar Tradisional di Kota Cirebon Yuk!

“Setelah masuk IGD, kata rumah sakit disini tidak ada obat anti bisa dan langsung di rujuk ke rumah sakit Gunung Jati,” imbuhnya.

Saat ingin dirujuk ke rumah sakit Gunung Jati, menurut Sumiati, kondisi jalan waktu itu dalam keadaan banjir, namun tidak hujan lagi dan langsung cari jalan pintas menggunakan sepeda motor.

“Saat tiba di rumah sakit Gunung Jati langsung ditangani oleh pihak dokter. Saya kira pada saat di jalan dede tidur, ternyata nyampe rumah sakit katanya sudah tak sadarkan diri. Nafas juga sudah tidak normal dan dinyatakan kritis oleh dokter,” paparnya.

BACA YUK:  OJK Nilai Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga dan Kinerja Intermediasi Terus Meningkat

“Sabtu (9/2) pagi Jam 06.00 WIB dede dinyatakan koma dan sampai sekarang kondisinya masih koma dan tidak ada reaksi apa-apa,” tambahnya.

Menurut Rusmiati, sebelum kejadian pernah melihat ular di depan rumah dan kedua kalinya mematuk ayam. Namun ular tersebut dibiarkan saja.

“Kondisi rumah memang di belakang masih kebun bambu dan alang-alang,” terangnya.

Untuk biaya pengobatan, pihaknya sedang berusaha untuk membuat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) karena tidak memiliki BPJS.

“Saya berharap bisa cepat sembuh dan dibantu oleh pihak rumah sakit,” harapnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *