Senin, 25 Mei 2020

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon harus dirawat di ruang PICU Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ).

Anak dari pasangan Rusmiati (24) dan Mukmin (25) masih tak sadarkan diri karena digigit ular berbisa di dalam rumahnya pada Jumat (8/2/2020) malam lalu.

Rusmiati, orang tua Adila menjelaskan bahwa kejadian pada malam itu sedang pada tidur dan tiba-tiba anaknya nangis merintih kesakitan, dan ketika bangun ular tersebut kepegang.

“Saya kaget pas bangun ular kepegang dan saya kaget langsung membangunkan suami. Karena panik, ular dilempar ke samping kasur dan langsung dibunuh,” ujarnya kepada About Cirebon saat ditemui di RSD Gunung Jati, Rabu (12/2/2020).

Loading...

Baca Yuk: Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Setelah itu, lanjut Rusmiati, Adila langsung dibawa kerumah neneknya dan belum tahu kalau digigit ular.

“Saya sempat nanya ke Adila, “nok sakit ngga, apa yang sakit” tapi dia diem aja ngga bicara. Saya ngga tau sebelumnya kalo dia digigit,” jelasnya.

Setelah itu, menurut Rusmiati, Adila di tidurin lagi dan tetap merintih kesakitan. Kemudian diperiksa oleh neneknya, ternyata di telapak kakinya ada darah.

“Karena saya tidak tahu cara penanganannya, hanya diikat pakai kain sama di sedot. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat sekitar pukul 00.00 WIB,” bebernya.

“Setelah masuk IGD, kata rumah sakit disini tidak ada obat anti bisa dan langsung di rujuk ke rumah sakit Gunung Jati,” imbuhnya.

Saat ingin dirujuk ke rumah sakit Gunung Jati, menurut Sumiati, kondisi jalan waktu itu dalam keadaan banjir, namun tidak hujan lagi dan langsung cari jalan pintas menggunakan sepeda motor.

“Saat tiba di rumah sakit Gunung Jati langsung ditangani oleh pihak dokter. Saya kira pada saat di jalan dede tidur, ternyata nyampe rumah sakit katanya sudah tak sadarkan diri. Nafas juga sudah tidak normal dan dinyatakan kritis oleh dokter,” paparnya.

“Sabtu (9/2) pagi Jam 06.00 WIB dede dinyatakan koma dan sampai sekarang kondisinya masih koma dan tidak ada reaksi apa-apa,” tambahnya.

Menurut Rusmiati, sebelum kejadian pernah melihat ular di depan rumah dan kedua kalinya mematuk ayam. Namun ular tersebut dibiarkan saja.

“Kondisi rumah memang di belakang masih kebun bambu dan alang-alang,” terangnya.

Untuk biaya pengobatan, pihaknya sedang berusaha untuk membuat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) karena tidak memiliki BPJS.

“Saya berharap bisa cepat sembuh dan dibantu oleh pihak rumah sakit,” harapnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This