Sabtu, 23 Oktober 2021

Baznas dan Bank Syariah Indonesia Resmikan Unit Pengelola Zakat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Jakarta,- Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia resmi menunjuk Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra penghimpun, pengelola, dan penyalur zakat kepada mustahik (penerima zakat). Langkah ini merupakan sinergi Bank Syariah Indonesia dengan BAZNAS untuk optimalkan potensi manfaat ZIS di Indonesia.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan BAZNAS dan BSI dalam upaya penguatan dan penyaluran ekosistem zakat dan Gerakan Cinta Zakat yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo 15 Mei lalu.

“Beberapa strategi dan program akan disusun agar target pengumpulan zakat segera tersalurkan. Selain pembentukan UPZ, juga pemanfaatan platform digital BSI Mobile melalui fitur pembayaran zakat, sinergi kerjasama pembukaan counter BAZNAS di daerah, kolaborasi fitur smart donation, serta menjalankan ekosistem dan literasi zakat,” ujar Hery Gunardi dalam acara Serah Terima Surat Keputusan UPZ BAZNAS PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Noor Achmad pada Kamis (20/5) kemarin.

Loading...
BACA YUK:  Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan Lakukan Sampling Tes Swab di Sekolah

Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), per 2020 lalu total dana ZISWAF yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp12,5 triliun, tumbuh dari jumlah per 2019 yang ada di posisi Rp10,6 triliun. Tahun ini, jumlahnya diestimasi bisa naik hingga Rp19,77 triliun.

Meski pengumpulannya terus meningkat setiap tahun, namun jumlah ZISWAF yang terakumulasi itu belum seberapa dibanding potensinya yang mencapai Rp327,6 triliun.

UPZ Bank Syariah Indonesia ini diharapkan menjadi momentum positif bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin menyalurkan ZIS kepada lembaga resmi secara transparan dan amanah yang telah ditunjuk oleh BAZNAS.

Hingga Desember 2020 penyaluran ZIS UPZ BSI mencapai Rp147 miliar yang sudah disalurkan dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pangan, sosial kemanusiaan di seluruh Indonesia. Harapannya dengan semakin kuatnya legalitas UPZ BSI sebagai mitra BAZNAS, masyarakat dapat memilih UPZ BSI sebagai mitra penyaluran zakatnya.

BACA YUK:  Tingkatkan Moderasi Beragama, Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI Gelar Halaqah Nasional di Cirebon

Hery Gunardi menambahkan, sebagai bagian dari lembaga keuangan syariah, peran Bank Syariah Indonesia sebagai lembaga keuangan syariah tentu harus sejalan dengan visi syariah. Yakni mensejahterakan ekonomi umat melalui berbagai instrumen syariah salah satunya adalah penguatan ekosistem ZIS.

“BSI berkolaborasi dengan BAZNAS untuk mengumpulkan zakat secara transparan dan masyarakat dapat mengakses informasi terkini di situs UPZ BSI www.bsmu.co.id,” terangnya.

Peran penting lainnya adalah bahwa zakat harus dipopulerkan di kalangan milenial yang sudah berpenghasilan tetap, dimana ada sebagian rezeki kalangan milenial yang menjadi hak para mustahik yang wajib disalurkan. Dengan adanya BSI Mobile harapannya masyarakat lebih mudah menunaikan ZIS dimanapun dan kapanpun.

Per Maret lalu, ada sekitar Rp. 3,26 miliar dana ZISWAF yang terkumpul melalui aplikasi BSI Mobile. Jumlah sumbangan ini berasal dari 99 ribu donatur, yang total transaksinya mencapai 303 ribu pada periode tersebut.

Ketua BAZNAS Noor Achmad mengatakan pihaknya menyambut baik peresmian UPZ BAZNAS Bank Syariah Indonesia. Hal ini merupakan wujud dukungan yang diberikan Bank Syariah Indonesia dalam memaksimalkan potensi besar ZIS di Indonesia.

BACA YUK:  Tahun Depan, Program Prioritas Kota Cirebon Kembali Diwujudkan

“Pembentukan UPZ BAZNAS Bank Syariah Indonesia juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan umat. Semoga kolaborasi kedua lembaga ini dapat merealisasikan potensi zakat muslim di Indonesia yang diperkirakan sebesar Rp300 triliun,” ujar Noor Achmad. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bertabur Promo di Mataram, Untung Wujudkan Impian di FIFGROUP FEST

Mataram – PT Federal International Finance (FIFGROUP) kembali hadirkan salah satu kegiatan promo, yaitu FIFGROUP FEST untuk warga Mataram...

Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan

Cirebon,- Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 dan Maulid Nabi Muhammad SAW, PCNU Kabupaten Cirebon bakal digelar di Masjid Besar Nurussa'adah Desa...

Sekda Kota Cirebon Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri 2021

Cirebon,- Santri memiliki peran strategis menjaga keutuhan negara. Para santri juga telah berperan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Peringatan hari Santri 2021 digelar melalui upacara di...

Launching WOR Grill Berikan Diskon 20% All Varian Menu

Cirebon,- Dalam rangka launching, WOR Grill yang terletak di Jalan Pemuda No. 36 Kota Cirebon (seberang JNE Pemuda) memberikan diskon 20% untuk varian all...

More Articles Like This