Bayar Tilang Kini Sudah Bisa Melalui Kantor Pos Terdekat

Cirebon,- Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon melakukan kesepakatan bersama dengan PT. Pos Indonesia (Persero), Kantor Pos Cirebon, Kamis (4/4/2019).

1. Seribu sampai dua ribu Pelanggan Setiap Minggunya

Penandatanganan kerja sama antara Kantor Pos Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon yaitu terkait pembayaran denda dan biaya perkara, serta pengiriman barang bukti pelanggatan lalu lintas melalui Kantor Pos Cirebon.

Kepala Kejaksaan Negri Kota Cirebon, M. Syarifudin mengatakan kerja sama ini dalam rangka memberikan pelayanan maksimal dan kemudahan kepada masyarakat dalam pengembalian tilang yang ditangani oleh Kejaksaan.

“Selama ini yang menjadi permasalahan besar di Kota Cirebon, karena begitu besar pelanggar tilang setiap minggunya hampir seribu sampai dua ribu pelanggar tilang,” ujarnya usai penandatangan kerja sama di Kantor Pos Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon.

BACA YUK:  Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Pukul 14.00 WIB, Pertamax Rp 12.800

Menurut Syarifudin, hal tersebut menjadi keprihatinannya karena antrian yang begitu banyak setiap minggunya untuk melakukan pembayaran dan mengambil barang bukti.

2. Pencanangan Zona Integritas

Lanjut Syarifudin, kerja sama dengan Kantor Pos Cirebon juga bertepatan dengan pencanangkan Kejaksaan Negri Kota Cirebon sebagi zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Hal inilah yang perlu dibangun dan dikembangkan untuk mencegah tindakan-tindakan korupsi di lingkungan Kejaksaan,” terangnya.

Selain itu juga, kata Syarifudin, kerja sama ini bisa mengurangi penumpukan berkas dan juga antrian masyarakat yang ingin membayar serta mengambil barang bukti seperti SIM, STNK dan lain-lain.

Sehingga, masyarakat tidak perlu lama menunggu dan mengantri di kantor Kejaksaan, tinggal langsung bayar ke Kantor Pos terdekat, kemudian nanti barang bukti dikirim langsung oleh Kantor Pos 1×24 jam.

BACA YUK:  Stabilkan Harga Beras, Pemda Kota Cirebon dan Bulog Pantau Program SPHP di Pasar

“Begitu sudah membayar kita akan serahkan bukti tilangnya baik berupa SIM atau STNK dan akan diantarkan langsung oleh pihak Pos ke alamat masing-masing,” ungkapnya.

Akan tetapi, kata Syarifudin, mekanismenya apabila masyarakat sudah menerima putusan dari pengadilan, baru langsung bisa membayar dikantor pos terdekat.

“Artinya, masyarakat tetap melaksanakan sidang putusan dari pengadilan,” jelasnya.

3. Pertama di Jawa Barat

Menurut Syarifudin, kerjasama dengan Kantor Pos dan Kejaksaan ini bukanlah yang pertama, namun hal ini mencontoh Kejaksaan Brebes Jawa Tengah.

“Namun, untuk di wilayah Jawa Barat, terobosan ini merupakan yang pertama bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Pos Cirebon, Ade Ahadiat membenarkan bahwa Kejaksaan Negeri Kota Cirebon merupakan yang pertama di Jawa Barat.

BACA YUK:  Kedai Kopi Nako Ada di Cirebon, Siang Makan Nasi Malam Minum Kopi

“Alhamdulillah Kota Cirebon menjadi pionir di Jawa Barat,” terangnya.

4. Mulai Jumat Depan 

Kerja sama terkait pembayaran denda dan biaya perkaya antara Kantor Pos Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon akan dimulai Jumat depan.

Menurut Ade, pihak Kantor Pos Cirebon tinggal menunggu data, namun untuk aplikasi sudah disiapkan.

“Nantinya, kita akan siapkan mobil keliling juga, bila terjadi penumpukan antrian di Kantor Kejaksaan,” bebernya.

Menurutnya, kerja sama ini adalah bentuk efensiesi bagi masyarakat yang memang tidak sempat untuk mengantri bayar maupun mengambil barang bukti tilang.

“Tinggal masyarakat yang memilih, tinggal bayar di kantor pos terdekat, barang buktinya akan kita kirim 1×24 jam,” tandasnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *