Minggu, 8 Desember 2019

Batik Tulis Ciwaringin Siap Menjadi Destinasi Wisata

Populer

Percepat Pengembangan Dunia Digital, Cirebon Technopreneurship Hadir di Unwir Indramayu

Indramayu,- Cirebon Technopreneurship Goes to Campus se-Wilayah III Cirebon kembali digelar. Kali ini, giliran Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu menjadi...

Tengkorak Manusia Ratusan Tahun Ditemukan di Indramayu

Indramayu - Sesosok tengkorak kepala manusia ditemukan tak jauh dari area makam Raden Wirapati (Wiralodra II) atau Bupati Kedua...

Warga Harjamukti Kota Cirebon Bawa Pulang Mobil di HUT Grage Mall ke-23

Cirebon,- Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-23 Grage Mall Cirebon, Grage Group menggelar berbagai rangkaian acara. Kegiatan diawali dengan kegiatan...

Ulang Tahun ke-13, Grage Hotel Cirebon Ganti Nama dan Logo

Cirebon,-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-13, Grage Hotel Cirebon menggelar acara syukuran yang berlangsung di area Lily...

Biznet Hadirkan Layanan NEO Web Space

Jakarta, Indonesia, 27 November 2019 – Sebagai bentuk dukungan bagi perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, Biznet...

Cirebon- Batik Tulis Ciwaringin menggunakan pewarna alam membutuhkan promosi efektif pemerintah daerah. Batik Tulis Ciwaringin memang tidak setenar nama Batik Trusmi Cirebon, namun ada keunggulan yang luar biasa dengan menggunakan pewarna alam.

Ini merupakan aset yang sangat berharga namun sayang dalam pemasarannya begitu kurang diperhatikan, sehingga berharap pemerintah daerah Kabupaten Cirebon bisa lebih efektif mengenalkan batik tulis Ciwaringin pewarna alam ke pangsa pasar.

Batik Tulis Ciwaringin merupakan binaan dari PT Indocement, batik tulis Ciwaringin mempunyai ciri khas tersendiri dengan menggunakan pewarna alam yang dibuat dari tumbuhan dan kulit pohon seperti pohon mangga dan daun mangga, kulit pohon rambutan, kulit pohon mahoni, kulit jengkol dan kayu tegeran.

Loading...

Salah seorang pembatik tulis Ciwaringin Yuyun Wahyuni, mengatakan, batik tulis Ciwaringin menggunakan pewarna alam sehingga sangat aman. Batik tulis Ciwaringin memiliki banyak motif yang sudah dipatenkan, seperti motif yusupan, gribigan, pecutan, ceker ayam dan rajeg wesi.

“Pembuatan batik tulis Ciwaringin lebih lama dibandingkan dengan batik sintetis, harus beberapa celupan dalam pembuatan warna. Sehingga hasilnya cukup bagus dan aman karena hanya memakai warna dari kulit-kulit pohon,” kata Yuyun.

Namun selama ini dirinya sangat kesulitan dalam memasarkannya, sehingga ia sangat berharap pemerintah daerah bisa membantu dalam pemasaran batik tulis Ciwaringin agar pangsa pasar lebih luas lagi. Karena menggunakan pewarna alam dan pembuatannya sedikit lama sehingga harganya juga terbilang mahal dibandingkan batik dari sintetis.

Sementara Kuwu Desa Ciwaringin Ekawati, mengatakan pemdes akan membuat Blok Kebon Gedang yang 90 persen masyarakatnya pembuat batik tulis tersebut, akan di buat destinasi wisata sehingga para pengunjung ke blok tersebut bisa nyaman.

“Kita akan buat destinasi wisata di blok tersebut agar bisa dikenal, dan pengunjung bisa nyaman dalam membeli batik, pemdes juga akan terus mengenalkan batik tulis Ciwaringin ke pangsa pasar agar lebih luas baik dengan Web maupun dengan getok tular ke desa-desa lainnya,” ungkapnya. (AC500)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Komunitas Sobat Anak dan Inspiration House Cirebon Gelar Nonton Bareng Film Susi Susanti Love All

Cirebon,- Komunitas Sobat Nusantara bekerja sama dengan Inspiration House menggelar nonton bareng film Susi Susanti Love All yang berlangsung...

Jadi Sarana Edukasi, Pangkalan TNI AL Cirebon Gelar Pameran Alutsista

Cirebon,- Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Cirebon menggelar Pameran Alutsista selama dua hari 7-8 Desember 2019, yang berlangsung di Grage City Mall, Jalan Jend....

Meningkatkan Kualitas Layanan, Dengan LinkAja Pedagang Pasar Gunung Sari Dapat Membayar Retribusi Secara Non Tunai

Cirebon,- Setelah sebelumnya mengimplementasikan digitalisasi retribusi di pasar tradisional pada berbagai daerah di Indonesia, kini LinkAja kembali mewujudkan komitmennya dalam digitalisasi transaksi dengan meluncurkan...

Cirebon Sebagai Pilot Project Sistem E-Retribusi Pakai QRIS

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon bekerja sama dengan Bank BJB dan Link Aja meluncurkan sistem pembayaran E-Retribusi di Pasar Tradisional Kota...

Angka Cerai Tinggi, Kemenag Cirebon Dorong Sertifikasi Pernikahan

Cirebon - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta masyarakat untuk menanggapi wacana kebijakan sertifikasi pernikahan bagi calon pengantin tidak untuk menghambat pernikahan apalagi...

More Articles Like This