Kamis, 2 Desember 2021

Bantu Navigasi Nelayan, Cirebon Power Fasilitasi Dua Lampu Suar

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Untuk membantu navigasi nelayan seusai melaut menuju daratan, Cirebon Power memfasilitasi dua lampu suar di perairan Mundu Cirebon. Dua lampu suar tersebut, ditempatkan di perairan Desa Citemu dan Desa Waruduwur.

Direktur Corporate Affairs Cirebon Power, Teguh Haryono mengatakan bantuan lampu suar ini, merupakan tindak lanjut dari usulan nelayan yang disampaikan pada perusahaan.

Nelayan mengaku sering salah arah, ketika hendak pulang menuju daratan. Dengan adanya lampu suar ini, diharapkan nantinya bisa membantu nelayan ketika beraktivitas.

Loading...

“Dengan adanya lampu suar ini, nelayan jadi hemat waktu. Karena tidak harus mutar-mutar cari arah yang tepat,” ujar Teguh, Rabu (16/10/2019).

Lanjut Teguh, pembangunan lampu suar ini sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang lama, namun proses untuk menentukan lokasi dan lampu yang tepat, cukup memakan waktu.

BACA YUK:  Rapat Bersama Disdik, Komisi III DPRD Kota Cirebon Dorong Efektivitas Penggunaan Anggaran

“Lampu yang dipilih menggunakan tenaga surya, sehingga minim perawatan & biaya,” jelasnya.

Untuk saat ini, pihaknya akan melihat terlebih dahulu, sejauh mana manfaat yang dihasilkan dari pembangunan lampu suar ini. Jika memang bermanfaat dan dibutuhkan oleh nelayan, pihaknya akan mencoba untuk memfasilitasi diwilayah lainnya.

“Kita lihat dulu, kalau benar bermanfaat, kita akan coba fasilitasi juga di wilayah lainnya,” kata Teguh.

Sementara itu, Carwita, nelayan asal Desa Waruduwur Kecamatan Mundu, mengaku sangat terbantu dengan dibangunnya lampu suar ini. Menurut Carwita, nelayan kerap salah arah, jika hendak menuju daratan.

Fasilitas lampu suar di perairan Mundu Cirebon oleh Cirebon Power.

Beberapa dampak dari salah arah tersebut, kata Carwita, membuat kapal milik nelayan harus terdampar dan tidak bisa bergerak. Akibatnya, nelayan harus menunggu waktu yang cukup lama untuk bisa kembali membuat kapal bisa bergerak.

“Karena harus menunggu air pasang dulu,” kata Carwita.

Carwita menyebut, lampu suar yang difasilitasi oleh Cirebon Power ini, belum ada di wilayah manapun, terutama disekitar perairan Cirebon. Sehingga ia mengklaim, bahwa lampu suar ini yang terbaik.

BACA YUK:  Goa Sunyaragi Akan Kembali Gelar Pertunjukan Seni Gratis Bagi Wisatawan

Setiap titik yang difasilitasi lampu suar, terdapat dua lampu yang dipasang, berwarna hijau dan merah. Ada jarak antara kedua lampu tersebut.

Untuk memanfaatkan lampu suar itu, nelayan tinggal mengarahkan kapalnya, berada di tengah-tengah, antara lampu merah dan hijau.

“Jadi, nanti kita tinggal pilih jalur yang di tengah lampu itu,” kata Carwita.

Hal serupa disampaikan Satoni. Nelayan asal Desa Bandengan ini juga mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan pembangunan lampu suar dari Cirebon Power ini.

Menurut Satoni, ketika kapal nelayan terdampar akibat salah arah, kapal nelayan bisa saja tenggelam. Karena, saat kapal tidak bisa bergerak, ombak terus menghantam. Sehingga, air laut bisa terus masuk.

“Karena pantai kita sangat dangkal,” kata Satoni.

Mewakili nelayan yang ada di Mundu, Satoni mengucapkan terima kasih kepada Cirebon Power atas pembangunan lampu suar tersebut.

Satoni mengatakan, ada sekitar 900 kapal dengan 2.500 nelayan, yang berada di Kecamatan Mundu. Sehingga dengan adanya bantuan lampu suar itu, sangat membantu warga Mundu yang cukup banyak berprofesi sebagai nelayan.

BACA YUK:  AR Learning Center Rombak SDM & Bentuk Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara

“Terima kasih kepada Cirebon Power atas bantuan lampu suar yang diberikan. Semoga bisa memberikan manfaat yang besar bagi para nelayan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Cirebon,- Belakangan ini beredar terkait pembagian donasi tempat ibadah yang mengatasnamakan Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati melalui pesan singkat WhatsApp. Oknum tersebut menghubungi...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This