Rabu, 27 Oktober 2021

Bank Indonesia Cirebon: Penemuan Uang Palsu Alami Penurunan

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Sampai dengan 20 April 2021, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menemukan 930 lebar uang palsu. Jumlah tersebut menurun dibanding dengan tahun 2020 sebesar 3.158 lembar uang palsu.

Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta mengatakan penemuan uang palsu di wilayah kerja Bank Indonesia Cirebon terjadi penurunan yang sangat signifikan. Sampai dengan tanggal 20 April 2021 ditemukan sebanyak 930 lembar uang palsu.

BACA YUK:  Korem 063/SGJ Canangkan Zona Integritas

“Kalau kita bandingkan dengan tahun 2020 ditemukan sebesar 3.158 lembar uang palsu. Sedangkan posisi sampai April ditemukan 930 lembar uang palsu,” ujar Bakti saat press conference di Kantor BI Cirebon, Jumat (23/4/2021).

Loading...

Menurut Bakri, jika dilihat dari tahun ke tahun, penemuan uang palsu selalu mengalami penurunan. Mulai dari tahun 2018 ditemukan sebanyak 5.284 lembar, 2019 sebanyak 4.711 lembar, tahun 2020 sebanyak 3.158.

“Di wilayah Ciayumajakuning penemuan uang palsu dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan,” ungkapnya.

Untuk menekan penyebaran uang palsu di masyarakat, kata Bakti, Bank Indonesia akan selalu mengedukasi masyarkat dengan istilah baru. Istilah baru tersebut yakni ‘Cinta, Bangga, Paham Rupiah’.

Bakti menjelaskan, Cinta dalam kata, bahwa kita harus merawat uang rupiah dengan 3D dan lima Jangan. Bangga sendiri yaitu uang merupakan alat pembayaran yang sah, sebagai pemersatu dan kedaulatan bangsa.

“Paham rupiah sendiri istilah untuk transaksi, berhemat dan lain sebagainya. Itulah istilah baru untuk mengedukasi masyarakat,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Wakaf Air Bersih Generali dan Dompet Dhuafa Alirkan Manfaat Besar Bagi Masyarakat Desa Cupang Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This