Banjir di Kota Cirebon Memakan Korban Jiwa

Banjir di Kota Cirebon Memakan Korban Jiwa

Banjir yang mengepung wilayah kota cirebon rabu sore, memakan korban jiwa. Dua bocah sekolah dasar terseret arus sungai yang meluap. Satu korban ditemukan tewas, sementara satu lagi masih dalam upaya pencarian. Isak tangis keluarga pecah saat mendapati korban sudah terbujur kaku dievakuasi tim sar.

Korban bernama Hamdal (12) ditemukan setelah upaya pencarian yang dilakukan warga dan tim SAR memakan waktu dua jam. Bocah warga karangjalak kota cirebon ini ditemukan teronggok dipinggir sungai Karang Jalak sekitar 700 meter dari lokasi kejadian, tepat dipinggir sebuah tower belakang perumahan tni AL.

BACA YUK:  Belanja Kebutuhan Dapur di Pasar Tradisional di Kota Cirebon Yuk!

Jasad korban yang sudah terbujur kaku, langsung dievakuasi tim sar dan warga ke rumah sakit gunung djati cirebon. Isak tangis keluarga pecah mendapati jasad bocah kelas 6 sekolah dasar ini sudah terbujur kaku di ruang  jenazah rumah sakit gunung djati.  Bahkan sejumlah kakak korban histeris hingga harus dipapah keluar dari ruang jenazah. keluarga tak menyangka korban yang sempat mengutarakan keinginannya melanjutkan sekolah di pondok pesantren ini harus meninggal dunia secara tragis.

Korban terpeleset saat melintas dipinggir sungai karangjalak saat hujan deras mengguyur wilayah kota cirebon. Korban hanyut terseret derasnya air sungai yang meluap. Seorang rekannya bernama fahmi berusaha menolong korban, namun ternyata bernasib serupa. Fahmi hingga kamis malam masih dalam upaya pencarian warga dan tim sar, yang terus menyusuri aliran sungai karang jalak hingga kesaluran hilir.

BACA YUK:  Bantu Perekonomian Masyarakat, Pasar Malam 2 Kali Seminggu di Halaman Parkir Goa Sunyaragi

Sementara itu, usai keperluan visum jasad korban kemudian dibawa keluarga ke rumah duka. Hingga rabu malam warga dan tim sar masih berupaya melakukan pencarian satu korban lagi bernama fahmi, disekitar jembatan tak jauh dari markas Kodim cirebon.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *