Jumat, 10 Juli 2020

B.J. Habibie, Bapak Teknologi Indonesia Di Balik Kelahiran Telkomsel

Populer

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari...

Daftar Praktek Dokter di RS Putera Bahagia

Dokter yang Praktek Di RS Putera Bahagia 1. Spesialis Kebidanan & KandunganDr. H. Hermawan, Sp.OG09.00 – 11.00 WIB : Senin...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi...

Jakarta,- Rakyat Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Pada hari Rabu, 11 September 2019, Presiden RI ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie tutup usia dengan tenang di usianya yang ke-83 tahun.

Almarhum Bapak Habibie juga merupakan sosok penting dalam sejarah cikal bakal berdirinya Telkomsel di awal tahun 1990-an, yang menjadikannya sebagai salah satu Founding Fathers Telkomsel.

Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini mengatakan Keluarga besar Telkomsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian almarhum.

Loading...

“Bapak Habibie merupakan sosok yang penting bagi kami, beliau memiliki hubungan sejarah erat dalam proses beroperasinya teknologi selular Global System for Mobile Communications (GSM) di Indonesia serta beroperasinya layanan Telkomsel pertama kali di Pulau Batam,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima About Cirebon, Jumat ( 13/9/2019).

Lanjut Emma, Sejarah hadirnya teknologi GSM di Indonesia hingga berdirinya PT Telekomunikasi Selular tidak dapat dipisahkan dari peran penting almarhum Bapak Habibie.

Pada tanggal 14 Juli 1993, menurut Emma, sejumlah direksi PT Telkom menghadap beliau yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Republik Indonesia. Di atas sehelai kertas, beliau menuliskan persetujuan dan penerapan GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia.

“Tulisan ini yang kemudian menjadi referensi dari sebuah langkah besar migrasi teknologi dan pengembangan industri seluler analog ke digital di Indonesia,” ungkapnya.

Emma meceritakan, Empat belas bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 2 September 1994, Bapak Habibie meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam. Pada saat itu, Telkomsel merupakan nama produk dari PT Telkom.

Sebagai Menristek, beliau melakukan percobaan teknologi GSM dengan melakukan hubungan telepon dari GSM Telkomsel perdana, dari Batam ke Jakarta dan London.

“Berangkat dari dua momen penting tersebut, Telkomsel GSM kemudian dipersiapkan dan dikembangkan menjadi sebuah operator seluler, hingga akhirnya pada 26 Mei 1995, lahirlah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel),” bebernya.

Sejak peristiwa bersejarah di Batam, kata Emma, sosok B.J. Habibie sejatinya merupakan pelanggan pertama Telkomsel. Namun sebagai bentuk penghormatan yang terdalam atas kontribusi beliau, Telkomsel kemudian memberikan penghargaan kepada Bapak Habibie sebagai pelanggan Telkomsel ke-100 juta pada perayaan pencapaian Telkomsel di tahun 2011.

Bapak Habibie juga pernah menyampaikan sebuah pesan berharga bagi keluarga besar Telkomsel. “Telkomsel adalah anak dan cucu ideologis-intelektual saya. Teruslah memberikan yang terbaik untuk bangsa”, pesan almarhum pada hari jadi Telkomsel yang ke-21 pada tanggal 26 Mei 2016.

“Semangat Pak Habibie akan selalu melekat dalam perkembangan dan pertumbuhan Telkomsel. Kami akan meneruskan cita-cita dan kontribusi Pak Habibie untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan anak bangsa. Selamat jalan, Pak Habibie”, tutup Emma. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kelompok Binaan Cirebon Power Berhasil Panen Udang Vaname 1 Ton

Cirebon,- Senyum merekah terlihat di bibir Toangga, pria ini merupakan Ketua Kelompok Budidaya Udang Vaname Segara Biru, Desa Citemu...

DPRD Kota Cirebon Dukung Langkah Pemda dalam Penanganan Covid-19

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.Hal tersebut disampaikan Ketua...

Ratusan Pekerja FSPMI Datangi Disnaker Kabupaten Cirebon, Ini Tuntutannya

Cirebon,- Ratusan pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten...

Daop 3 Cirebon Serahkan Barang Hilang dan Temuan kepada Yayasan Sosial Anak

Cirebon,- Barang-barang hilang dan hasil temuan di lingkungan PT KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon diserahkan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Yayasan Fajar Hidayah,...

Pemesanan Tiket Kereta Api Bisa Dilakukan H-7 Sebelum Keberangkatan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara bertahap kembali mengoperasikan kereta api (KA) jarak jauh pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).Untuk sampai saat ini,...

More Articles Like This