Awas Tol Jakarta Cikampek Akan Macet

Jakarta, 16 Desember 2016,- Pembangunan proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated (melayang) diprediksi memancing kemacetan yang luar biasa selama pembangunan jalan tol tersebut berlangsung.

Hal ini membuat Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) memutar otak untuk meminimalisir potensi kemacetan tersebut.

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna menjelaskan ada metode khusus yang dapat digunakan agar proses pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek bisa lebih cepat dan tak banyak terganggu.

Metode yang dimaksud dengan menggunakan teknologi Sosro Bahu di mana sebelumnya telah dimanfaatkan juga di Filipina dalam membangun proyek jalan tol layang Metro Manila atau Metro Manila Skyway.

BACA YUK:  Lakukan Kolaborasi dengan Kemenkop UKM, Inkubator Bisnis Umar Usman Dukung Peningkatan Rasio Kewirausahaan di Indonesia

“Dengan Sosro Bahu, proses pengecoran kepala tiang penyangga jalan tol bisa dilakukan sejajar dengan arah jalan sehingga bisa mengurangi penggunaan ruang jalan saat pengecoran,” jelas Herry seperti yang dikutip aboutcirebon dari¬†cnnindonesia.com.

Dengan menggunakan teknologi tersebut, diprediksi jumlah kerugian yang terjadi imbas kemacetan ketika proyek konstruksi dilakukan juga dapat diminimalisir. Pasalnya, kemacetan yang terjadi dapat merugikan pengguna jalan hingga Rp1,3 triliun karena penggunaan bensin yang terbuang. (AC250)

(Dilihat: 10 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.