Asrenamigas Bekali Basic Safety Training Bagi Vendor Pertamina EP

0
45
Basic Safety Training Bersama Asrenamigas di Hotel Ibis Kota Cirebon

Cirebon,- Sejak diberlakukannya sistem aplikasi IP2P (Integrated Procure to Pay) oleh manajemen Pertamina Pusat, Asrenamigas (Asosiasi Rekanan Minyak dan Gas) langsung melakukan sosialisasi bagi vendor khususnya di ruang lingkup Asset 3 Pertamina EP dengan melakukan pelatihan /pembekalan Basic Safety Training (BST). Kali ini kegiatan bertempat di Hotel Ibis Jalan Siliwangi Kota Cirebon selama 2 hari mulai tanggal 30 November dan 1 Desember 2018.

Ketua Umum Asrenamigas, H. Suwardi menjelaskan kegiatan ini salah satu program kerja untuk pencerahan bagi anggota termasuk mengadakan pembinaan sistem manajemen K3/HSE dalam bentuk pelatihan.

Aston Hotel

“Sebagaimana kegiatan sebelumnya bekerja sama dengan fungsi HSSE Asset 3 Pertamina EP sejak tahun 2012. Kali ini kegiatan merupakan pelaksanaan kerjasana yang ke delapan dengan manajemen Pertamina EP dari region Jawa kala itu sampai Asset 3 ini,” ujar H. Suwardi kepada About Cirebon, Jumat (30/11/2018).

Acara BST ke-8 ini dibuka oleh Yudi Suswadi mewakili General Manager Asset 3 Pertamina EP. Kemudian sesi pertama training diisi materi Contractor Safety Manajemen System (CSMS) secara online yang berbasis IP2P yang disampaikan oleh Ridwan Mulkan dari SCM Pertamina EP Pusat.

Sejak diberlakukan sistem IP2P, maka perpanjangan sertifikat CSMS berikutnya, berkas Sistem Manajemen Healt Safety Enviroment atau CSMS yang baru harus diinput melalui onlone via IP2P yakni sebuah sistem yang terintegrasi secara menyeluruh di jajaran SKK Migas termasuk Pertamina.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

“Pada training ini semula hanya akan memberikan materi tentang Basic Safety Training dan Behavior Based Safety, karena masih banyak vendor yang masih ingin mengetahui tentang IP2P maka diberi sisipan diawal acara dengan penjelasan teknis tentang CSMS berbazis online,” ujar Amrodji AF Ketua Panitia BST yang juga Sekretaris Jenderal Asrenamigas.

Untuk hari kedua, acara dilanjutkan dengan materi pokok pelatihan yakni Basic Safety yang didalamnya termasuk materi Behavior Based Safety. Materi terdiri dari Penguasaan dasar pengetahuan tentang Keselamatan, Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan.

“Ini memang sangat diperlukan bagi vendor, staf vendor, lebih lebih bagian lapangan mengingat perlunya pengetahuan dan praktek kerja selama menjadi prioritas di usaha migas,” tutup Amrodji. (AC400/adv)