Senin, 26 Oktober 2020

ASITA West Java Travel Mart V Kembali Digelar, Ini Tujuannya

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Kantor BRI Cabang Cirebon Kartini Gelar Undian Panen Hadiah Simpedes Secara Virtual⁣

⁣Cirebon,- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode pertama tahun 2020...

Cirebon,- Association of Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Chapter Jawa Barat kembali menyelenggarakan ASITA West Java Travel Mart (AWJTM) V yang berlangsung di Ballroom Aston Hotel Cirebon, 10-12 September 2019.

1. Upaya Menarik Wisatawan

AWJTM merupakan kolaborasi antara ASITA Jawa Barat dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, yang didukung oleh pemangku kepentingan pariwisata lainnya.

Loading...

Ketua ASITA Chapter Jawa Barat, Budijanto Ardiansjah mengatakan melalui AWJTM salah satu upaya kita untuk menarik wisatawan datang ke Jawa Barat,  yang telah diadakan selama 5 kali.

“Baru 2 tahun ini secara penuh mengusung konsep Business to Business (B to B). Tahun-tahun sebelumnya digabung antara pameran public (B to C) dan (B to B) dan berhasil menarik peserta dari Jawa Barat, provinsi lain dan luar negeri,” ujarnya pada Press Conference, Rabu (11/9/2019).

2. Peserta yang Berpartisipasi

BACA YUK:  Petugas Gabungan di Kota Cirebon Kembali Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

Lanjut Budijanto, pada tahun ini sebanyak 77 perusahaan yang ikut hadir sebagai seller, yang terdiri dari agen perjalanan wisata, tour operator, hotel & resort, destinasi wisata, atraksi wisata, restoran, toko oleh-oleh serta dari pendukung pariwisata lainnya.

Sedangkan, untuk buyer diikuti oleh 120 perusahaan dari 24 provinsi se Indonesia yang berasal dari Aceh, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, Samarinda, Palembang, Jambi, Padang, Bukit Tinggi, Mataram, Denpasar, Surabaya, Malang, Semarang, Solo, Tegal, Kendal, Yogyakarta, DKI Jakarta, Serang, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran, Bandung dan dari negara Malaysia, Singapore, Thailand dan India.

“Para buyer ini terdiri dari pengusaha travel agen, tour operator dan pengusaha MICE. Sebelumnya kita menargetkan buyer sebanyak 150 perusahaan, namun target ini tidak tercapai, khususnya buyer dari wilayah-wilayah yang terkendala dengan harga tiket penerbangan yang harganya saat ini cukup tinggi,” katanya.

3. Tujuan Diselenggarakan AWJTM

Diselenggarakannya ASITA West Java Travel Mart 2019, kata Budijanto, bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha pariwisata, agar pelaku usaha tersebut dapat melakukan kegiatan B to B (Bussiness to bussines) dengan waktu yang efektif dan efisien.

“Sehingga para pelaku wisata ini bisa memperkenalkan produk mereka dan para agen perjalanan wisata yang diundang menjadi tertarik kemudian mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Jawa Barat,” ungkapnya.

Kenapa Cirebon yang dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan AWJTM, tambah Budijanto, Cirebon ini salah satu upaya kami berserta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, yang ingin menempatkan Cirebon sebagai Destinasi unggulan Wisata MICE (Meeting, Incentive, Coference dan Exbition) yang kaya dengan keragaman seni budaya, wisata alam, hingga kulinernya.

“Serta menempatkan Cirebon sebagai penyangga dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, yang sudah beroperasi sejak April 2018,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga sekaligus memasarkan kepada para buyer, event West Java Multi Cultural Festival (MC-Fest) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 Oktober 2019 di Gedung Sate Bandung.

“Dari kedatangan buyer dan seller dalam AWJTM akan membawa dampak positif  bagi promosi pariwisata Cirebon dan Jawa Barat secara luas,” ujarnya.

“Dan bagi seller dan buyer, hal ini bisa menjadi salah satu cara pemasaran yang sekaligus menjadi upaya dalam mengembangkan bisnis yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Kolaborasi Dengan Telkomsel, MCAS Luncurkan Digisaham Untuk Kenalkan Pasar Modal Bagi Generasi Z
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Cirebon Gelar Webinar Kewirausahaan

Cirebon,- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Syekh Nur Jati Kota Cirebon menggelar kegiatan Webinar (Web...

Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Jakarta,- Sejalan dengan cara hidup baru di tengah pandemi, Mandiri Syariah mencatatkan kenaikan nilai transaksi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebesar 16 persen...

Daop 3 Cirebon Mencatat Kenaikan Penumpang Sebesar 3 Persen di Bulan Oktober

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat ada kenaikan volume penumpang sebesar 3 persen pada bulan Oktober 2020. Manager Humas...

Libur Panjang Maulid Nabi, 53 Perjalanan KA Jarak Jauh Melintas di Daop 3 Cirebon

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api jarak jauh pada libur cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pekan...

More Articles Like This