Selasa, 12 November 2019

ASITA West Java Travel Mart V Kembali Digelar, Ini Tujuannya

Populer

Begini Tradisi Pencucian Gong Sekati di Keraton Kanoman Cirebon Jelang Maulid Nabi

Cirebon,- Jelang peringatan maulid Nabi SAW, Keraton Kanoman Cirebon melaksanakan tradisi Pencucian Gong Sekati yang berlangsung di Langgar Alit...

Claudia Emmanuela Santoso Gadis Cirebon Masuk Final The Voice of Germany

Cirebon,- Gadis Asal Cirebon Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat The Voice of Germany lolos ke babak...

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tim Ahli Cagar Budaya Teliti Batu Bata Diduga Peninggalan Candi di Indramayu

Indramayu,- Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai meneliti temuan batu bata bertanda tapak kaki anjing...

Rayakan Ulang Tahun ke-4, Cordela Hotel Cirebon Menggelar Berbagai Kegiatan Sosial

Cirebon,- Cordela Hotel Cirebon yang beroperasi sejak tahun 2015, kini memasuki usia yang ke-4. Untuk memperingati usia ke-4, Cordela...

Cirebon,- Association of Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Chapter Jawa Barat kembali menyelenggarakan ASITA West Java Travel Mart (AWJTM) V yang berlangsung di Ballroom Aston Hotel Cirebon, 10-12 September 2019.

1. Upaya Menarik Wisatawan

AWJTM merupakan kolaborasi antara ASITA Jawa Barat dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, yang didukung oleh pemangku kepentingan pariwisata lainnya.

Ketua ASITA Chapter Jawa Barat, Budijanto Ardiansjah mengatakan melalui AWJTM salah satu upaya kita untuk menarik wisatawan datang ke Jawa Barat,  yang telah diadakan selama 5 kali.

Loading...

“Baru 2 tahun ini secara penuh mengusung konsep Business to Business (B to B). Tahun-tahun sebelumnya digabung antara pameran public (B to C) dan (B to B) dan berhasil menarik peserta dari Jawa Barat, provinsi lain dan luar negeri,” ujarnya pada Press Conference, Rabu (11/9/2019).

2. Peserta yang Berpartisipasi

Lanjut Budijanto, pada tahun ini sebanyak 77 perusahaan yang ikut hadir sebagai seller, yang terdiri dari agen perjalanan wisata, tour operator, hotel & resort, destinasi wisata, atraksi wisata, restoran, toko oleh-oleh serta dari pendukung pariwisata lainnya.

Sedangkan, untuk buyer diikuti oleh 120 perusahaan dari 24 provinsi se Indonesia yang berasal dari Aceh, Balikpapan, Banjarmasin, Medan, Samarinda, Palembang, Jambi, Padang, Bukit Tinggi, Mataram, Denpasar, Surabaya, Malang, Semarang, Solo, Tegal, Kendal, Yogyakarta, DKI Jakarta, Serang, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran, Bandung dan dari negara Malaysia, Singapore, Thailand dan India.

“Para buyer ini terdiri dari pengusaha travel agen, tour operator dan pengusaha MICE. Sebelumnya kita menargetkan buyer sebanyak 150 perusahaan, namun target ini tidak tercapai, khususnya buyer dari wilayah-wilayah yang terkendala dengan harga tiket penerbangan yang harganya saat ini cukup tinggi,” katanya.

3. Tujuan Diselenggarakan AWJTM

Diselenggarakannya ASITA West Java Travel Mart 2019, kata Budijanto, bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha pariwisata, agar pelaku usaha tersebut dapat melakukan kegiatan B to B (Bussiness to bussines) dengan waktu yang efektif dan efisien.

“Sehingga para pelaku wisata ini bisa memperkenalkan produk mereka dan para agen perjalanan wisata yang diundang menjadi tertarik kemudian mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Jawa Barat,” ungkapnya.

Kenapa Cirebon yang dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan AWJTM, tambah Budijanto, Cirebon ini salah satu upaya kami berserta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, yang ingin menempatkan Cirebon sebagai Destinasi unggulan Wisata MICE (Meeting, Incentive, Coference dan Exbition) yang kaya dengan keragaman seni budaya, wisata alam, hingga kulinernya.

“Serta menempatkan Cirebon sebagai penyangga dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, yang sudah beroperasi sejak April 2018,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga sekaligus memasarkan kepada para buyer, event West Java Multi Cultural Festival (MC-Fest) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 Oktober 2019 di Gedung Sate Bandung.

“Dari kedatangan buyer dan seller dalam AWJTM akan membawa dampak positif  bagi promosi pariwisata Cirebon dan Jawa Barat secara luas,” ujarnya.

“Dan bagi seller dan buyer, hal ini bisa menjadi salah satu cara pemasaran yang sekaligus menjadi upaya dalam mengembangkan bisnis yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CSB Fashion Week Jadi Indikator Live Style di Kota Cirebon

Cirebon,- CSB Fashion Week kembali digelar, mulai tanggal 11 - 16 November 2019 di Atrium Utama CSB Mall, Jalan...

Satlantas Polres Cirebon Kota Salurkan Air Bersih Sebanyak 18.000 Liter di Argasunya

Cirebon,- Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota kembali melakukan bakti sosial pemberian bantuan air bersih di wilayah Kedung Jumbleng, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota...

Nikmati Promo Spa Coklat Hanya di Artha Spa Aston Cirebon Hotel

Cirebon,- Coklat merupakan makanan atau minuman yang disukai oleh banyak orang, mulai dari anak kecil hingga orang tua. Bahkan, coklat sudah menjadi rahasia umum...

EB Batik Tradisional Kenalkan Koleksi Terbaru di CSB Fashion Week 2019

Cirebon,- Puluhan koleksi terbaru dari EB Batik Tradisional diperkenalkan melalui peragaan busana dalam acara CSB Fashion Week 2019, yang berlangsung di Atrium CSB Mall,...

RSIA Cahaya Bunda Berikan Special Gift Kepada Para Pasien

Cirebon,- Setelah sukses menggelar berbagai rangkaian di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda kembali menghadirkan program special...

More Articles Like This