Sabtu, 8 Mei 2021

Asal Mula Dinamakan Obyek Wisata Curug Cipeuteuy

Populer

Penyekatan Mulai 6-17 Mei, Ini Kata Kasatlantas Polres Cirebon Kota⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota akan melakukan penyekatan larangan mudik. Penyekatan akan berlangsung mulai tanggal 6...

Pra Pengetatan Mudik, Satlantas Polres Cirebon Kota Putar Balik Pemudik di Kedawung

Cirebon,- Pra mudik lebaran dari tanggal 22 April hingga 5 Mei 2021, Satlantas Polres Cirebon Kota melakukan operasi penyekatan...

Selama Ramadan, Citradream Hotel Hadirkan Paket Buka Puasa Rp. 60 ribu Makan Sepuasnya⁣

Cirebon,- Selama bulan Ramadan, Citradream Hotel Cirebon yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon menghadirkan promo menarik....

Kepala Daerah di Ciayumajakuning Sepakati Fleksibilitas Perbatasan Selama Larangan Mudik

Cirebon,- Kebijakan larangan mudik yang saat ini tengah diterapkan, kini dibahas lima kepala daerah di Cirebon kota/kabupaten, Indramayu, Majalengka,...

Larangan Mudik Dimulai, Satlantas Polres Cirebon Kota Putar Balik Pemudik

Cirebon,- Satuan Lalulintas Polres Cirebon Kota mulai melakukan penyekatan kendaraan pemudik. Sebanyak kurang lebih 80 kendaraan pemudik diputarbalikan di...

Majalengka,- Curug Cipeuteuy yang berlokasi di Kabupaten Majalengka rupanya memiliki history tersendiri. Mulai dari namanya serta pembentukan berdirinya obyek wisata yang saat ini dikenal oleh masyarakat luas.

Pengelola Obyek Wisata Curug Cipeuteuy Majalengka, Wawan mengatakan curug tersebut berdiri tahun 2010. Kemudian dikelola oleh masyarakat Blok Dukuh Pasir desa Bantaragung yang tergabung dalam Manajemen MPGC (Mitra Pariwisata Gunung Ciremai) Curug Cipeuteuy mulai tahun 2012.

BACA YUK:  Yogya Grand Cirebon Tawarkan Banyak Fasilitas Menarik dan Bertabur Diskon

“Setelah dari MPGC tersebut kami beralih ke koperasi, dan masih berjalan sampai dengan sekarang,” ungkap Wawan kepada About Cirebon.

Loading...

Sedangkan asal mula Curug Cipeuteuy diambil dari mata air yang keluar dari bawah pohon petai. Orang Sunda biasa menyebut petai sebagai peuteuy. Lalu, kemudian pohon petai tersebut menjadi air terjun yang dulunya ada di perkebunan. Akan tetapi pohon tersebut sudah tumbang karena sudah lama dan lapuk.

“Walaupun sudah lama tumbang, tetapi airnya masih dirasakan oleh masyarakat karena tetap menjaga rehabilitasi hutannya,” tuturnya.

Obyek wisata ini menawarkan keindahan taman di tengah hutan yang menambah keelokan tersendiri. Jika hendak berlibur kesana pastikan cuaca bagus, sehingga akan lebih menyengkan menikmati waktu berlibur. (AC560)

BACA YUK:  Yogya Grand Cirebon Tawarkan Banyak Fasilitas Menarik dan Bertabur Diskon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

The Cartel Katiasa Gym Kembali Salurkan Bantuan di Bulan Ramadan

Cirebon,- The Cartel, Komunitas Katiasa Gym Cirebon kembali menggelar bakti sosial (Baksos) di bulan Ramadan. Kali ini, anggota The...

Tenaga Ahli KSP RI: Situasi Mudik Tahun 2021 Berbeda Dengan Tahun Lalu

Cirebon,- Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Cirebon. Dalam kunjungan kali ini, KSP RI meninjau pelaksanaan penyekatan...

Konsep Heritage, RM Mbah ROSO Hadirkan Suasana Bali

Cirebon,- Dengan konsep heritage, Rumah Makan Mbah Roso yang berlokasi di Jalan Nyi Ageng Serang Kenanga, Kabupaten Cirebon resmi dibuka, Kamis (6/5/2021). Ahmad Supardi, selaku...

Yogya Grand Cirebon Tawarkan Banyak Fasilitas Menarik dan Bertabur Diskon

Cirebon,- Yogya Grand Cirebon terus berinovasi memberikan pelayanan dan fasilitas terbaiknya untuk para pelanggan. Terlebih, selama ramadan ini pihaknya menawarkan diskon gede-gedean hingga 50%. Seperti...

Tularkan Semangat Positif dalam Peringatan International Midwife Day⁣ ⁣

Cirebon,- International Midwife Day (IMD) yang diperingati setiap 5 Mei ini menjadi momentum yang bermakna bagi seluruh bidan di dunia. Peringatan ini secara formal...

More Articles Like This