Jumat, 29 Mei 2020

Apa sih yang Baru Dari KA Mutiara Selatan?

Populer

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sumber Ditutup Sementara Selama 14 Hari

Cirebon,- Dua Pedagang Pasar Sumber Kabupaten Cirebon terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan tes massal swab pada tanggal 18 Mei...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok,...

Tanpa Gejala Klinis, Dua Pedagang Pasar Sumber Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Dua pedagang Pasar Sumber terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test swab massal menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga,...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat...

Traveler Bandung yang sering mengunjungi aneka objek wisata di kawasan Timur, seperti Yogyakarta, Surabaya, Malang dan sekitarnya, terutama yang menggunakan kereta api, pasti kenal dengan KA Mutiara Selatan, yang tidak lain, salah satu kereta api dengan layanan jalur timur yang paling umum digunakan. Kereta api yang satu ini, menawarkan rute keberangkatan dari Bandung, tepatnya di Stasiun Hall Bandung, ke Stasiun Kotabaru – Malang.

Rangkaian Kereta api

Apabila dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, ada beberapa hal yang berubah dari kereta yang satu ini, terutama dalam segi layanan dan fasilitas. Hal ini dilakukan untuk memberikan layanan yang lebih baik untuk para penumpangnya. Berangkat setiap hari, kereta ini, sanggup menampung sekitar 9.000 orang penumpang. Menempuh jarak sekitar 720 km, dengan kecepatan rata-rata 60 hingga 100 km / jam, maka untuk sampai dari Bandung ke Malang atau sebaliknya, kereta ini, akan memakan waktu sekitar 14,5 hingga 15,5 jam perjalanan. Total waktu tersebut, tentunya sudah termasuk pemberhentian di beberapa stasiun singgah. Stasiun singgah yang dimaksud, adalah stasiun utama yang jumlahnya ada sekitar 15 stasiun.

Kereta Mutiara Selatan ini termasuk kereta campuran, yang artinya dalam 1 rangkaian kereta, terdapat kereta ekonomi dan juga kereta eksekutif. Jadi dalam 1 rangkaian gerbong, Anda akan menemukan 4 gerbong kereta ekonomi premium, 3 gerbong kereta eksekutif, dan 1 gerbong restorasi, selain gerbong lokomotif.

Loading...

Dengan keberangkatan 1 kali dalam sehari, baik dari Stasiun Hall Bandung atau dari Stasiun Malang Kotabaru. Dari stasiun Hall Bandung sendiri, kereta akan berangkat pada pukul 16.50 sore, dengan lama perjalanan sekitar 16. 48 menit, tiba di Stasiun Malang Kotabaru jam 19.38 keesokan harinya. Sedangkan pada keberangkatan dari Stasiun Kotabaru Malang, kereta akan berangkat pada pukul 16.30, dengan durasi perjalanan sekitar 16 jam, 3 menit, artinya sampai ke Stasiun Hall Bandung, jam 08.30 keesokan harinya.

Eksterior dan interior kereta

Kini Eksterior dari KA Mutiara Selatan ini lebih menggunakan Stainless Steel. Penggunaan bahan yang satu ini, dinilai lebih tahan karat, dan menggunakan cat striping yang terbilang minimalis. Desain ini yang membuat penampilan kereta api ini terihat berbeda, dan lebih nyaman terlihat.

Kereta ekonomi premium 

Dalam gerbong kereta api premium, Anda akan menemukan kursi yang nyaman, dengan menggunakan pelapis dari kulit imitasi. Sudah menggunakan AC, dan mampu menampung 406 tempat duduk. Ada juga fasilitas layar monitor sebanyak 4 buah dengan ukuran 32 inch dan 19 inch. Dengan fasilitas tersebut, para penumpang dapat secara leluasa menonton tayangan televisi yang ada. Adanya fasilitas audio jack yang ada pada setiap tempat duduk, membuat para penumpang, dapat mendengarkan secara jelas siaran televisi yang ada.

Ada juga tambahan fasilitas seperti stop kontak, yang terdiri atas 2 buah. Masing-masing penumpang dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk mengisi baterai ponsel atau untuk yang lainnya

Kereta eksekutif

Pada fasilitas kereta api eksekutif, sebenarnya tidak jauh berbeda. Beberapa perbedaan hanya terletak pada beberapa fasilitas tambahan seperti kursi yang dapat diatur kemiringannya, lebih empuk ketika duduk, dan pastinya ada tambahan layanan berupa selimut dan bantal di atas kursi. Maka penumpang, dapat menggunakan fasilitas tersebut, untuk tidur.

Fasilitas toilet

Untuk fasilitas toilet yang ada di kereta ekonomi premium, posisi toilet ada di ujung kereta. Terdapat 2 buah toilet yang letaknya bersebelahan, dimana 1 toilet menggunakan WC duduk dan yang lainnya menggunakan toilet jongkok.

Tarif kereta 

Mengingat jenis kelas yang dimiliki oleh kereta ini cukup beragam, maka hal ini akan menentukan besaran tarif yang juga beragam. Keberagaman ini tergantung dari beberapa hal, mulai dari sub kelas yang akan digunakan, dan juga posisi tempat duduk dalam kereta. Tidak hanya itu waktu pemesanan tiket dan juga waktu keberangkatan kereta juga cukup menentukan harga tiket yang harus dibayar. Adapun harga terendahnya adalah sekitar RP 295.000, sedangkan yang tertingginya sekitar Rp 500.000.

Sedikit informasi tambahan, saat ini setiap jam 10 malam, lampu kereta akan mulai diredupkan, dan hanya akan menyala di bagian tengah saja, dengan sinar yang terbilang redup. Hal ini dilakukan untuk memberi kenyamanan pada pada penumpang dalam beristirahat.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Setiap Pekan, PT Soca Samudera Nusantara Rutin Berbagi Nasi dan Masker

Cirebon,- PT Soca Samudera Nusantara membagikan nasi kotak dan masker kepada para pengendara yang melintas di Jalan Pangeran Cakrabuana,...

Kota Cirebon Siap Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Cirebon,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai tanggal 12 Juni 2020.Keputusan tersebut berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat...

Masuk Zona Biru, Kabupaten Cirebon Tidak Perpanjang PSBB

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon berakhir pada hari ini, Jumat 29 Mei 2020.Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon tidak akan memperpanjang masa...

Saat Pandemi Covid-19, Membaca Bisa Mengatasi Kebosanan di Rumah

Cirebon,- Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas di rumah aja.Dengan pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk...

Pasar Sumber Ditutup, Pedagang Rela Demi Kesehatan Bersama

Cirebon,- Setelah ditemukan pedagang pasar sumber yang terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menutup sementara operasional pasar selama 14 hari ke depan.Penutupan Pasar...

More Articles Like This