Jumat, 23 Oktober 2020

Apa Kelebihan KA Ciremai Ekspress Semarang-Bandung?

Populer

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Semarang, 3 Oktober 2016,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi VI Semarang menargetkan tingkat keterisian penumpang atau okupansi Kereta Api (KA) Ciremai rute Semarang-Bandung PP yang baru saja diluncurkan mencapai 75-80%.

“Minat penumpang dari Semarang ke Bandung selama ini cukup tinggi. Terlihat dari KA Harina yang sudah melayani rute itu,” kata Kepala PT KAI Daops IV Semarang Andika Tri Putranto, saat peluncuran KA Ciremai di Stasiun Tawang Semarang, Senin (3/20/2016).

BACA YUK:  Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Dalam rilis yang diterima AboutCirebon Biro Jakarta. Ia menjelaskan KA Ciremai selama ini hanya melayani jurusan Bandung-Cirebon PP, namun kemudian diperpanjang sampai ke Semarang.

Loading...

Menurut dia, perpanjangan rute KA Ciremai itu untuk memfasilitasi penumpang dari Semarang yang akan bepergian ke Bandung, atau sebaliknya.

Ada dua kelas dalam rangkaian KA Ciremai, yakni bisnis (empat gerbong) dan eksekutif (dua gerbong), lanjut dia, dengan kapasitas total penumpang sebanyak 356 tempat duduk.

Selama ini, okupansi KA Harina yang melayani rute Semarang-Bandung PP cukup tinggi, yakni 90 persen pada ‘weekday’ dan 100 persen pada ‘weekend’.

“Dengan kehadiran KA Ciremai ini, kami berharap bisa menjadi alternatif. Kami targetkan okupansinya bisa sampai 75-80 persen,” katanya.

Untuk harga tiket KA Ciremai, ia menyebutkan bergantung pada kelas, yakni Rp120-180 ribu/tempat duduk untuk bisnis dan Rp200-260 ribu/tempat duduk untuk eksekutif. (AC250)

BACA YUK:  Tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan Tetap Dilaksanakan, Namun Tidak Ada Undangan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Aice Group dan GP Ansor Cirebon Rayakan Hari Santri dengan Distribusikan Masker Medis

Cirebon,- Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) melakukan distribusi 150 ribu masker ke masyarakat Cirebon pada Kamis, (22/10/2020). Kegiatan yang bertepatan dengan Hari...

Kantor BRI Cabang Cirebon Kartini Gelar Undian Panen Hadiah Simpedes Secara Virtual⁣

⁣Cirebon,- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode pertama tahun 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).⁣ ⁣ Pengundian hadiah...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi Parlemen Remaja DPR RI tahun...

More Articles Like This