Sabtu, 4 April 2020

Antisipasi Covid-19, Daop 3 Cirebon Batalkan 8 Perjalanan Kereta Api Argo Cheribon

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Mulai hari ini (22/3), PT Kereta Api Indonesia mengalami penyesuaian perjalanan kereta api dengan pembatalan beberapa perjalanan, khususnya untuk kereta api Argo Cheribon.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan PT. Kereta Api Indonesia terus berupaya melakukan berbagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 dengan melakukan penyesuaian perjalanan KA, khususnya KA Argo Cheribon.

“Terhitung mulai hari ini, Minggu (22/3) perjalanan KA Argo Cheribon akan mengalami penyesuaian dengan pembatalan beberapa perjalanan. Kebijakan ini juga untuk mendukung kebijakan social distancing yang diterapkan pemerintah yakni masyarakat diminta mengurangi mobilitasnya,” ujar Luqman, Minggu (22/3/2020).

Lanjut Luqman, untuk hari Minggu ada pembatalan satu perjalanan kereta Argo Cheribon. Sedangkan untuk hari Senin (23/3) sampai dengan Selasa (31/3) akan ada pembatalan sebanyak 8 perjalanan kereta api Argo Cheribon.

Loading...

“Dengan penyesuaian perjalanan KA Argo Cheribon tersebut, masyarakat tetap bisa memanfaatkan perjalanan KA Argo Cheribon lainnya yang masih tersedia,” terang Luqman.

“Masih ada 10 perjalanan KA Argo Cheribon yang beroperasi dari normalnya sebanyak 18 perjalanan tiap hari,” tambahnya.

Adapun jadwal perjalanan KA Argo Cheribon yang masih beroperasi diantaranya, keberangkatan dari Stasiun Cirebon tujuan Gambir pada pukul 06.15 WIB, 08.35 WIB, 14.15 WIB, 16.47 WIB, dan 17.30 WIB.

Sedangkan keberangkatan Argo Cheribon dari Stasiun Gambir tujuan Cirebon yang masih beroperasi yakni pada pukul 10.00 WIB, 12.20 WIB, 18.10 WIB, 20.40 WIB, dan 21.10 WIB.

Luqman menegaskan bahwa penyesuaian perjalanan KA Argo Cheribon tersebut bersifat sementara mengikuti kondisi perkembangan status Waspada mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia.

PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan KA atas dibatalkannya beberapa perjalanan KA Argo Cheribon tersebut.

“Semoga kondisi pandemi ini segera membaik, dan perjalanan serta pelayanan KA akan kembali seperti sedia kala,” tuturnya.

Bagi para penumpang KA yang sudah melakukan pemesanan tiket pada KA Argo Cheribon yang dilakukan pembatalan tersebut, menurut Luqman, akan dilakukan konfirmasi oleh pihak PT KAI melalui nomor telepon penumpang yang tertera pada saat pemesanan.

“Kami akan mengembalikan biaya sebesar 100 persen kepada para penumpang KA yang sudah melakukan pemesanan, serta akan menginformasikan untuk melakukan perjalanan pada KA lain yang masih beroperasi, jika berkenan,” beber Luqman.

Selain itu, PT KAI juga telah menerapkan kebijakan pengaturan jarak melalui pemasangan garis pembatas di berbagai area pelayanan stasiun dan di dalam kereta api.

Untuk di area stasiun, pihaknya memberikan garis batas di area boarding pass, area loket dan pada kursi yang berada di ruang tunggu stasiun.

Sedangkan di dalam kereta, khusus untuk KA jarak jauh dan menengah, atas permintaan penumpang melalui kondektur yang berdinas dapat memindahkan penumpang yang duduk berdekatan, selama masih tersedia kursi kosong pada KA tersebut.

“Upaya ini, merupakan langkah implementasi dari social distancing yang saat ini menjadi himbauan dari pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid 19 yang sedang mewabah di Indonesia,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This