Antisipasi Banjir, Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Pemda Perbaiki Drainase

Cirebon,- Komisi II DPRD Kota Cirebon mengingatkan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk memperbaiki sejumlah drainase guna mengantisipasi banjir. Masalahnya, terdapat banyak drainase di Kota Cirebon yang mengalami kerusakan atau bahkan penyumbatan.

Kondisi itu berdampak beberapa lokasi di Kota Cirebon terjadi genangan dan banjir ketika hujan deras dan debit aliran dari hulu sungai meningkat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD H. Karso, SIP dalam rapat kerja, bersama Dinas PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Senin (13/5/2024) di Griya Sawala.

BACA YUK:  691 PPK Dilantik, Pj Wali Kota Cirebon Minta PPPK Berikan Pengabdian dan Pelayanan yang Terbaik

“Beberapa titik masih ada drainase tidak berfungsi maksimal, apalagi diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kurang disiplin dalam membuang sampah. Sehingga, penumpukan sedimentasi di beberapa wilayah aliran sungai perlu segera dilakukan tindakan dari instansi terkait,” ujar Karso.

Selain itu, Karso pun merasa prihatin dengan masih adanya bangunan-bangunan yang berdiri di atas drainase ataupun saluran air. Menurutnya, hal tersebut perlu ditinjau ulang sejauh mana perizinan yang telah dikantongi bangunan tersebut.

“Kalau izinnya tidak ada berarti masuk bangunan liar dan perlu tindakan lanjut,” ungkapnya.

BACA YUK:  Serahkan Laporan Keuangan Tahun 2023 ke BPK, Bupati Imron Berharap Kembali Raih WTP

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Cirbeon, Ir. Watid Sahriar, MBA menilai Dinas PUPR dapat melibatkan BBWS dalam penanganan persoalan drainase. Sehingga, keduanya bisa bersinergi dalam membuat rumusan perencanaan teknis yang nantinya dituangkan dalam Detail Engineering Design (DED).

DED sendiri merupakan perencanaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pembangunan sistem saluran drainase.

“Kalau inisiasi instansi terkait masih belum terealisasi, kan bisa mengajukan usulan ke provinsi atau pusat,” kata Watid.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Cirebon Rachman, ST menyebut, akan menormalisasi aliran sungai yang sedimentasinya menumpuk. Adapun aliran sungai tersebut meliputi, sungai Sijarak 1, sungai Sijarak 2, sungai Cikenis, sungai Cikalong, sungai Bedeng, sungai Sigujeg dan sungai Cimanggu.

BACA YUK:  Mulai Mei 2024, Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Tematik Promo Makanan

“Kami juga meminta BBWS bisa ikut membantu penyelesaian tersebut, terutama menangani drainase jalan yang dipenuhi sampah, sedimentasi bahkan ketutup plat beton,” ujar Rachmat.

Selain itu, kata Rachmat, upaya peningkatan kesadaran pun akan ditingkatkan dalam mengelola sampah yang berasal dari limbah rumah tangga.

“Nanti, kami juga memetakan dan koordinasi dengan berbagai stakeholder dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat,” pungkasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *