Anindya Vika, Marketing Communication Aston Cirebon Menjadi Pengajar Program Upskilling & Reskilling

Cirebon,- Sedikitnya 40 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Program Upskilling & Reskilling. Program tersebut diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), serta Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, untuk Guru Kejuruan SMK bidang Bisnis Daring dan Pemasaran Tahun 2022.

Program Upskilling & Reskilling bidang Bisnis Daring dan Pemasaran diselenggarakan mulai 8 – 25 Agustus 2022 secara luring, kemudian dilanjut 16 – 28 Agustus 2022 dengan agenda, materi penguatan industri. Dalam kesempatan tersebut Marketing Communication Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Anindya Vika turut serta sebagai pengajar industri.

BACA YUK:  Info Loker : BMT Manba'ul Ulum

Anindya Vika Desinta, biasa dipanggil Vika adalah salah satu karyawan Aston Cirebon kelahiran Semarang, 26 Maret 1998. Dengan latar pendidikan sebagai Sarjana Ilmu Komunikasi, spesialis Corporate Public Relations lulusan Cumlaude dari Universitas Kr. Petra Surabaya tahun 2020. Jabatannya sebagai Marketing Communication ini dipercaya oleh BBPPMPV menjadi salah satu pemateri dalam bidang Bisnis Daring dan Pemasaran.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri, sehingga lulusan SMK semakin selaras dengan standar kebutuhan industri dan dunia kerja (IDUKA). Selain itu tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMK agar dapat pengalaman nyata di dunia industri.” ujar Vika

BACA YUK:  Partai Demokrat Jabar Umumkan Hasil Muscab Serentak

Oleh karena itu, kata Vika, dirinya sangat tertarik dan merasa terhormat karena dipercaya untuk menjadi salah satu pemateri dalam program ini. Pada tanggal 2 – 19 September 2022 para guru akan belajar secara langsung di Aston Cirebon untuk melakukan Magang Industri & PBL.

“Team Human Resource serta General Manager Hotel saya juga support dengan program ini, kami menyiapkan materi secara teori dan praktek mengenai dunia Digital Marketing,” katanya.

Peran guru SMK, menurut Vika, sangat besar dalam mempersiapkan dan membentuk siswa agar kompeten dalam bidang kejuruannya di SMK. Oleh karena itu, pihaknya akan mengajarkan para guru secara langsung, agar memahami apa itu digital marketing dan bagaimana praktek nya di industri perhotelan.

BACA YUK:  Dra. Hj Ety Nur Rochaeni, M.Pd.I : Anak Didik Sukses, Kebahagiaan bagi Seorang Guru

“Sehingga para guru dapat memperbarui kompetensi dan keahliannya, agar selaras dengan perubahan teknologi dan penerapan kemajuan teknologi di dunia usaha dan industri saat ini,” tandasnya. (HSY)

(Dilihat: 51 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.