Aniaya Anak di Bawah Umur, Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Empat Anggota Geng Motor

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon mengamankan empat anggota geng motor. Mereka melakukan penganiayaan anak di bawah umur di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon pada Minggu 14 Februari 2021.

Empat anggota yang ditangkap yakni TI (21), AS (17), ZS (16) dan DA (15). Mereka melakukan penganiyaan dengan bersama-sama dan pencurian sepeda motor korban. Namun, sepeda motor korban ditemukan di kebun milik warga yang berjarak kira-kira 500 meter dari lokasi kejadian pada keesokan harinya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. M. Syahduddi mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu 14 Februari 2021 sekitar pukul 03.00 WIB. Tempat kejadian perkara di Desa Wanasaba Lor, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  Info Loker : Shipper

“Peristiwa itu bermula saat para tersangka bertemu korban dan rekannya berboncengan mengendarai sepeda motor di lampu merah Talun,” ujar Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Senin (22/02/2021).

Para tersangka yang juga berboncengan mengendarai delapan sepeda motor itupun langsung mengacungkan senjata tajam ke arah korban sehingga korban merasa ketakutan dan langsung kabur.

Namun, komplotan tersangka yang diduga anggota geng motor tersebut berupaya mengejar korban hingga ke areal persawahan di Kecamatan Talun. Selanjutnya mereka menganiaya korban menggunakan senjata tajam dan botol minuman keras.

BACA YUK:  Emmeril Masih Belum Ditemukan, Ridwan Kamil Mohon Doa dari Masyarakat

“TI ini menganiaya korban menggunakan gergaji besar yang dibawanya. Dari pengakuan yang bersangkutan, gergaji tersebut disimpan di jok motor dengan cara diduduki,” bebernya.

Dari empat tersangka yang diamankan, menurut Syahduddi, tiga tersangka masih di bawah umur. Sehingga hanya satu tersangka yang dihadirkan saat konferensi pers.

Akibatnya kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan medis. Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari mulai celurit, gergaji besar, dan pecahan botol miras yang digunakan untuk menganiaya korban, serta lainnya. Selain itu, sejumlah atribut geng motor yang terdiri dari jaket, bendera, dan lainnya juga turut diamankan petugas.

BACA YUK:  Bikin Kenyang, Buka Puasa di Aston Cirebon Tersedia 208 Menu All You Can Eat

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 juncto Pasal 170 juncto UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (AC212)

(Dilihat: 10 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.