Selasa, 4 Agustus 2020

Angka Cerai Tinggi, Kemenag Cirebon Dorong Sertifikasi Pernikahan

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Bakso Lobster Mantan Tawarkan Harga Terjangkau

Cirebon,- Baso Lobster yang tengah viral, kini bisa ditemui di Bakso Lobster Mantan (Mantap Tenan) di Kota Cirebon.Bertempat di...

Cirebon – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta masyarakat untuk menanggapi wacana kebijakan sertifikasi pernikahan bagi calon pengantin tidak untuk menghambat pernikahan apalagi mendukung perzinahan.

Pihaknya menduga ketidaksiapan calon pengantin menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka perceraian. Hal itulah yang kemudian mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan sertifikasi perkawinan untuk para calon pengantin.
Dengan adanya bimbingan terlebih dahulu, diharapkan pasangan akan lebih siap dalam mengarungi biduk rumah tangga. Namun demikian, kebijakan ini sempat menjadi sorotan karena dianggap akan menghampat pernikahan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kota Cirebon, H. Slamet menjelaskan Sertifikasi Pranikah menurutnya akan sama saja dengan Kursus Calon Pengantin (Suscatin) atau Bimbingan Perkawinan yang sebelumnya sudah ada. Dirinya meminta kepada masyarakat agar tidak salah paham terkait dengan opini yang berkembang.

Loading...

“Secara esensi saya kira akan sama saja. Intinya untuk membekali calon pengantin supaya punya bekal pengetahuan yang cukup untuk membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warohmah,” ujar Slamet yang dihubungi, Jumat (6/12/2019).

Meski demikian, hingga kini wacana itu regulasi untuk kebijakan terkait wacana sertifikasi pernikahan tersebut belum dibuat. Sehingga Kantor Kemenag Cirebon masih menggunakan kebijakan bimbingan perkawinan.

Masyarakat diminta untuk memahami bahwa pendidikan pra nikah ini sangat diperlukan bagi setiap calon pengantin. Selama ini, angka perceraian terbilang cukup tinggi. Bahkan berbanding lurus dengan jumlah perkawinan. Maka dari itu, dalam rangka meminimalisir perceraian, kementerian agama terus mendorong agar calon pengantin bisa melakukan bimbingan perkawinan.

“Disinyalir salah satu faktor perceraian adalah kurang matangnya calon pengantin. Dalam artian kurang matang dari segi psikologis, dari segi ekonomi. Maka pemerintah perlu untuk mengadakan bimbingan pra nikah atau sertifikasi pernikahan,” ungkapnya.

Kemenag selama ini pun sudah rutin melaksanakan bimbingan perkawinan pranikah kepada masyarakat. Materi yang diberikan yakni tentang keluarga sakinah. Ada lima pokok materi, pertama, mempersiapkan keluarga sakinah. Kedua, membangun hubungan dalam keluarga.

Ketiga, bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga. Keempat, menjaga kesehatan reproduksi, dan kelima, mempersiapkan generasi yang berkualitas. “Justru pemerintah mempunyai perhatian besar terhadap masalah pernikahan ini. Dengan layanan purna. Karena semua biayanya ditanggung oleh negara,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Minta Dinas Sering Diskusi Dalam Menjalankan Program

Cirebon,- Berkaca dari peristiwa Hari Raya Idul Adha, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meminta kepada dinas-dinas untuk lebih...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang. 8 orang tersebut merupakan kasus...

Saat Arus Balik Iduladha, Pertamina Siapkan Mobile Storage Untuk Dukung Pasokan BBM

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menyiagakan Mobile Storage di beberapa SPBU untuk menjaga pasokan BBM saat arus balik Iduladha...

Tidak Ada Pemasukan Selama Pandemi, Wisata Goa Sunyaragi Bertahan Demi Melestarikan Situs

Cirebon,- Sejak dibukanya kembali objek wisata taman air Goa Sunyaragi pada tanggal 30 Mei 2020 pada masa Pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan belum ada peningkatan...

Rajaview, Cara Menaikkan Views YouTube dengan Mudah

YouTube saat ini menjadi salah satu platform yang banyak digunakan. Terlebih lagi, siapapun bisa memproduksi konten di YouTube. Menariknya, kita juga bisa mendapatkan uang...

More Articles Like This