Sabtu, 18 Januari 2020

Angka Cerai Tinggi, Kemenag Cirebon Dorong Sertifikasi Pernikahan

Populer

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Pasca Banjir di Cirebon, Petugas Gabungan Melakukan Pembersihan Lumpur

Cirebon,- Banjir yang terjadi di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Senin malam sudah...

Sungai Meluap, Ratusan Rumah Warga di RW 03 Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon Terendam Banjir

Cirebon,- Ratusan rumah di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam banjir setinggi 50 sampai...

Satpol PP Kota Cirebon Kembali Tertibkan PKL di Kawasan Tertib Lalu Lintas

Cirebon,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sudarsono, Kota...

Gudang Penyimpanan Popok Bayi di Cirebon Dilalap Si Jago Merah

Cirebon,- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi di Jalan Buyut Pronggol, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu...

Cirebon – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta masyarakat untuk menanggapi wacana kebijakan sertifikasi pernikahan bagi calon pengantin tidak untuk menghambat pernikahan apalagi mendukung perzinahan.

Pihaknya menduga ketidaksiapan calon pengantin menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka perceraian. Hal itulah yang kemudian mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan sertifikasi perkawinan untuk para calon pengantin.
Dengan adanya bimbingan terlebih dahulu, diharapkan pasangan akan lebih siap dalam mengarungi biduk rumah tangga. Namun demikian, kebijakan ini sempat menjadi sorotan karena dianggap akan menghampat pernikahan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kota Cirebon, H. Slamet menjelaskan Sertifikasi Pranikah menurutnya akan sama saja dengan Kursus Calon Pengantin (Suscatin) atau Bimbingan Perkawinan yang sebelumnya sudah ada. Dirinya meminta kepada masyarakat agar tidak salah paham terkait dengan opini yang berkembang.

“Secara esensi saya kira akan sama saja. Intinya untuk membekali calon pengantin supaya punya bekal pengetahuan yang cukup untuk membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warohmah,” ujar Slamet yang dihubungi, Jumat (6/12/2019).

Loading...

Meski demikian, hingga kini wacana itu regulasi untuk kebijakan terkait wacana sertifikasi pernikahan tersebut belum dibuat. Sehingga Kantor Kemenag Cirebon masih menggunakan kebijakan bimbingan perkawinan.

Masyarakat diminta untuk memahami bahwa pendidikan pra nikah ini sangat diperlukan bagi setiap calon pengantin. Selama ini, angka perceraian terbilang cukup tinggi. Bahkan berbanding lurus dengan jumlah perkawinan. Maka dari itu, dalam rangka meminimalisir perceraian, kementerian agama terus mendorong agar calon pengantin bisa melakukan bimbingan perkawinan.

“Disinyalir salah satu faktor perceraian adalah kurang matangnya calon pengantin. Dalam artian kurang matang dari segi psikologis, dari segi ekonomi. Maka pemerintah perlu untuk mengadakan bimbingan pra nikah atau sertifikasi pernikahan,” ungkapnya.

Kemenag selama ini pun sudah rutin melaksanakan bimbingan perkawinan pranikah kepada masyarakat. Materi yang diberikan yakni tentang keluarga sakinah. Ada lima pokok materi, pertama, mempersiapkan keluarga sakinah. Kedua, membangun hubungan dalam keluarga.

Ketiga, bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga. Keempat, menjaga kesehatan reproduksi, dan kelima, mempersiapkan generasi yang berkualitas. “Justru pemerintah mempunyai perhatian besar terhadap masalah pernikahan ini. Dengan layanan purna. Karena semua biayanya ditanggung oleh negara,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jangkau Wilayah Remote, Kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jawa Barat Meningkat

Bandung,- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III melakukan penandatanganan kontrak Penyediaan BBM dan Pelumas dengan 27 satuan...

Kolaborasi “Talks@Telkomsel” Hadirkan “Millenials Career Talk”, Diskusikan Kesempatan Anak Muda untuk Era 4.0

Bandung,- Telkomsel kembali menggelar program talk show Talks@Telkomsel. Acara Talks@Telkomsel sendiri merupakan program talk show bulanan yang diadakan Telkomsel dengan tema-tema menarik sesuai budaya...

Instagram Dulu dan Kini Sudah Berubah, Ini Kata Praktisi Sosial Media

Cirebon,- Berkah Digital Sinergi kembali menggelar Seminar Session 7 Berkah Billionaire Class yang mengusung tema “Instagram Dulu dan Kini”, Sabtu (18/1/2020). Kegiatan yang berlangsung di...

Sasar Kaum Milenial, CSB Mall Akan Buka Opus Ware House Dengan Konsep Kekinian

Cirebon,- Awal tahun 2020, tenant yang ada di CSB Mall sudah mencapai 100 persen. Namun awal tahun ini, akan ada tenant terbaru hadir di...

Satreskrim Polres Cirebon Kota Tangkap Tersangka Spesialis Perampasan Handphone

Cirebon,- Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota berhasil meringkus dua dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di jalan Mangga Raya...

More Articles Like This