Anggota DPRD Kota Cirebon : Minta Petugas Lebih Humanis dalam Penindakan

Cirebon,- Malam pergantian tahun 2022 di Kota Cirebon berjalan aman dan kondusif. Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani atau HSG mendukung penuh terkait adanya pembatasan jam operasional pada malam pergantian tahun.

Namun, Ketua Fraksi Partai Nasdem Kota Cirebon ini mengkritisi terkait cara penindakan yang dilakukan saat malam pergantian tahun kepada para pedagang. Menurut HSG, masyarakat Kota Cirebon sejak dua tahun pasca pandemi COVID-19 banyak sekali yang kesusahan.

Kita tahu, lanjut HSG, bahwa pemerintah pusat dalam bantuan sosial sudah tidak bisa diteruskan lagi. Dan kita paham betul, negara kita tidak mampu lagi mensubsidi masyarakatnya, sehingga satu-satunya cara mereka yaitu berdagang.

BACA YUK:  Polres Cirebon Kota Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras dan Obat-obatan Tanpa Izin Edar dengan Cara Dilindas dan Dibakar

Baca Yuk : Malam Pergantian Tahun, Kapolres Cirebon Kota Minta Cafe hingga Hiburan Malam Tutup Pukul 22.00 WIB

“Momentum malam pergantian tahun ini mereka (pedagang) berharap untuk mengais rejeki. Himbauan dari pemerintah pusat untuk menutup jam 22.00 WIB. Saya mengapresiasi hal itu, tapi saya mengkritisi terkait cara penindakannya pada malam pergantian tahun,” ujar HSG, Sabtu (1/1/2022).

Menurut HSG, pedagang kaki lima ataupun UMKM bukan kriminal dan mencari rejeki secara halal. Sebagain dari mereka, mencari rejeki untuk memberi makan karyawan dan keluarganya.

BACA YUK:  Kapolres Cirebon Kota: Aksi Unjuk Rasa di Kota Cirebon Berjalan Kondusif

“Ada beberapa masukan ke saya terkait cara penanganan yang dilakukan pada malam pergantian tahun terlalu keras. Seharusnya lebih fleksibel, karena ada pedagang yang lebih dari jam 22.00 masih buka namun tidak menerima orderan, hanya menunggu pelanggan yang menyelesaikan makan,” katanya.

“Kebijakannya saya dukung, tapi cara penindakannya yang saya kritisi. Seharusnya bisa lebih baik lagi dengan cara yang lembut, karena bagaimanapun juga petugas sebagai pengayom masyarakat,” sambungnya.

Saat penindakan, menurut HSG, harus tahu menghadapi kondisi masyarakat yang selama dua tahun ini mereka sangat berjuang mati-matian. Jangan sampai, katanya, perilaku-perilaku daripada petugas kemarin menimbulkan kebencian kepada pemerintahan.

BACA YUK:  Sidak Sejumlah Pasar Tradisional Cirebon, Pasokan Minyak Goreng Curah Berjalan Lancar

“Harusnya bagaimana aturan ditegakkan, masyarakat tidak bergejolak. Jangan sampai membuat aturan menimbulkan gejolak di masyarakat. Mungkin itu yang harus digarisbawahi,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Kota Cirebon, tambah HSG, bagaimanapun juga yang mewakili masyarakat, tetap saja menerima aduan dari masyarakat mengenai hal tersebut.

“Ini masukan saya kepada para petugas terkait dengan cara penindakan pada malam pergantian tahun,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 21 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.