Kamis, 4 Maret 2021

Alumni STIKes Ahmad Dahlan Cirebon Alami Peningkatan Lulus Ujian Kompetensi

Populer

Kapal Legendaris KRI Dewaruci Singgah di Pelabuhan Cirebon

Cirebon,- Kapal legendaris KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Muara Jati Cirebon, sejak Minggu (28/02/2021). Kedatangan kapal tersebut dalam rangka...

Polres Cirebon Kota Berhasil Amankan Empat Pelaku Pengeroyokan Gerombolan Bermotor

Cirebon,- Video aksi gerombolan bermotor yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, terekam...

Sukageuri View Cocok Jadi Destinasi untuk Berakhir Pekan⁣

Kuningan,- Sejak diresmikan Januari 2017, Sukageuri View menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kuningan. Dengan suguhan panorama alam...

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Rencananya Pesisir Kesenden Akan Dibangun Objek Wisata

Cirebon,- Lahan seluas sekitar 15 hektar milik Pemerintah Kota Cirebon di Pesisir Kesenden, Kota Cirebon rencananya akan disulap menjadi...

Cirebon,- Meski dihadapkan pada masa Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, tak membuat surut lembaga pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ahmad Dahlan Cirebon (ADC) untuk terus berbenah diri dalam meningkatkan capaian dari sisi akademik.

Salah satu prestasi membanggakan yang berhasil diraih yakni naiknya jumlah kelulusan Uji Kompetensi (Ukom) Ners Indonesia dari tahun sebelumnya.

Ketua STIKes ADC Cirebon, Hj. Ruswati, Ners.,M.Kep, menyebutkan atas raihan capaian tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi almamater kampus yang dipimpinnya. Tentunya, pihaknya juga atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan selamat kepada para peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia yang telah mengikuti bagi para mahasiswanya.

Loading...

“Selamat kepada seluruh alumni STIKes ADC yang telah lulus uji kompetensi Ners Indonesia. Semoga hasilnya bisa meningkatkan Standar Kompetensi Perawat Indonesia agar lebih professional.” ujar Ruswati, dalam keterangan resmi yang diterima About Cirebon, Senin (22/02/2021).

Ruswati menyebutkan, Uji Kompetensi merupakan proses untuk mendapatkan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh seorang tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya dengan cara mengukur pengetahuan. Selain raihan peningkatan nilai akademik yang sukses dicapai, pihaknya pun kini sudah resmi beralih status.

BACA YUK:  Nur Danila Rela Melepas Pekerjaan Kantoran dan Memilih Jadi Pendongeng⁣

Dari yang sebelumnya Akper Muhammadiyah Cirebon kini menjadi STIKes Ahmad Dahlan Cirebon. Karena dari yang sebelumnya hanya memiliki satu prodi ilmu keperawatan, kini sudah bertambah satu lagi yakni prodi administrasi sakit.

“Insyaallah tahun ini proses pembelajaran sudah akan dibuka dengan membuka penerimaan mahasiswa baru. Namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan sebagaimana mestinya,” ungkap Ruswati.

Sementara, Wakil Ketua I STIKes Ahmad Dahlan Cirebon, Yani Trihandayani, Ners.M.Kep, menyebutkan, kenaikan tahun akademik saat ini sangat memuaskan dengan dominasi lulusan kompeten. Lantaran, tahun akademik 2020 pada keiukutsertaan peserta dari 147 yang lulus hanya 142 yang diprosentasikan hanya 96,6.

BACA YUK:  Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Ditargetkan Selesai Akhir Februari 2021

“Sedangkan untuk tahun akademik 2021 ini, dari peserta 130 yang lulus mencapai 128 mahasiswa dengan presentasi mencapai 98,5 persen kelulusan,” paparnya.

Ia menyebutkan, salah satu indikator sebagai perawat professional yaitu jika perawat tersebut sudah memiliki bukti Surat Tanda Registrasi (STR). Tentunya, kata dia, untuk mendapatkan STR maka ada fase yang harus dilaksanakan oleh seorang perawat yaitu mengikuti Uji Kompetensi Perawat Indonesia.

Menurutnya, jerih payah sukses ini tak lain atas kerja keras bersama dari para Dosen Pembimbing dan upaya-upaya yang dilakukan peserta uji kompetensi ners untuk mempersiapkan ujikom tersebut.

“Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada semua elemen yang sudah terlibat yang selalu memberikan arahan, support materil maupun non materil. Sehingga Uji Kompetensi Ners Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semoga kedepannya kami dapat meningkatkan kualitas pendampingan agar dapat menghantarkan semua alumni Ners menjadi kompeten,” pungkasnya. (AC212)

Cirebon,- Meski dihadapkan pada masa Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, tak membuat surut lembaga pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ahmad Dahlan Cirebon (ADC) untuk terus berbenah diri dalam meningkatkan capaian dari sisi akademik.

Salah satu prestasi membanggakan yang berhasil diraih yakni naiknya jumlah kelulusan Uji Kompetensi (ukom) Perawat Indonesia dari tahun sebelumnya.

Ketua STIKes ADC Cirebon, Hj. Ruswati, Ners.,M.Kep, menyebutkan, atas raihan capaian tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi almamater kampus yang dipimpinnya. Tentunya, pihaknya juga atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan selamat kepada para peserta Uji Kompetensi Perawat Indonesia yang telah mengikuti bagi para mahasiswanya.

“Selamat kepada seluruh alumni STIKes ADC yang telah lulus uji kompetensi Perawat Indonesia. Semoga hasilnya bisa meningkatkan Standar Kompetensi Perawat Indonesia agar lebih professional.” ujar Ruswati dalam keterangan yang diterima About Cirebon, Senin (22/02/2021).

BACA YUK:  Banjir Subang, Pertamina Pastikan Penyaluran LPG dan BBM Aman
BACA YUK:  Pentingnya Geotextile Non Woven Untuk Menahan Erosi

Ruswati menyebutkan, Uji Kompetensi merupakan proses untuk mendapatkan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh seorang tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya dengan cara mengukur pengetahuan. Selain raihan peningkatan nilai akademik yang sukses dicapai, pihaknya pun kini sudah resmi beralih status.

Dari yang sebelumnya Akper Muhammadiyah Cirebon kini menjadi STIKes Ahmad Dahlan Cirebon. Karena dari yang sebelumnya hanya memiliki satu prodi D3 keperawatan, kini sudah bertambah satu lagi yakni prodi S1 administrasi rumah sakit.

“Insyaallah tahun ini proses pembelajaran sudah akan dibuka dengan membuka penerimaan mahasiswa baru. Namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan sebagaimana mestinya,” ungkap Ruswati.

Sementara, Wakil Ketua I STIKes Ahmad Dahlan Cirebon, Yani Trihandayani, Ners.M.Kep, menyebutkan, kenaikan tahun akademik saat ini sangat memuaskan dengan dominasi lulusan kompeten. Lantaran, tahun akademik 2020 pada keiukutsertaan peserta dari 147 yang lulus hanya 142 yang diprosentasikan hanya 96,6.

“Sedangkan untuk tahun akademik 2021 ini, dari peserta 130 yang lulus mencapai 128 mahasiswa dengan presentasi mencapai 98,5 persen kelulusan,” paparnya.

Ia menyebutkan, salah satu indikator sebagai perawat professional yaitu jika perawat tersebut sudah memiliki bukti Surat Tanda Registrasi (STR). Tentunya, kata dia, untuk mendapatkan STR maka ada fase yang harus dilaksanakan oleh seorang perawat yaitu mengikuti Uji Kompetensi Perawat Indonesia.

Menurutnya, jerih payah sukses ini tak lain atas kerja keras bersama dari para Dosen Pembimbing dan upaya-upaya yang dilakukan peserta uji kompetensi ners untuk mempersiapkan ujikom tersebut.

“Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada semua elemen yang sudah terlibat yang selalu memberikan arahan, support materil maupun non materil. Sehingga Uji Kompetensi Perawat Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semoga kedepannya kami dapat meningkatkan kualitas pendampingan agar dapat menghantarkan semua alumni menjadi kompeten,” paparnya. (AC212)

BACA YUK:  Mengenal Uyah Seungit Oleh-Oleh Khas Kuningan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Ketiga, 899 Personel Polresta Cirebon Sudah Divaksinasi Covid-19

Cirebon,- Ratusan personel Polresta Cirebon dan Polsek jajaran telah menjalani vaksinasi Covid-19. Pemberian vaksin kepada para personel tersebut dilaksanakan...

Selama Februari 2021, Sat Narkoba Polres Cirebon Kota Ungkap 13 Kasus

Cirebon,- Selama bulan Februari 2021, Satuan Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 13 kasus dengan 16 tersangka dan tersangka yang diamankan terdiri dari laki-laki...

Hindari Motor, Truk Gabah Tabrak Tiga Rumah di Kapetakan

Cirebon,- Truk pengangkut gabah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cirebon - Indramayu, tepatnya di Desa Grogol, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Rabu (3/3/2021) pagi. Kecelakaan...

Berawal Jadi Dropshipper Hingga Buka Toko Sendiri

Indramayu,- Sering posting jualan aneka pakaian anak di facebook, tak ayal membuat Yu'la Musyarofah diburu pembeli. Wanita yang memiliki 2 orang anak tersebut mengawali...

Kembali Geliatkan UMKM dan Pariwisata, Bank Indonesia Gelar KKI 2021

Cirebon,- Bank Indonesia mempersembahkan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021. Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata #DiIndonesiaAja. Secara nasional,...

More Articles Like This