Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan di Kota Cirebon Usulkan Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Cirebon,- Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan di Kota Cirebon akan mengusulkan Undang-udang terkait pelindungan anak dan perempuan terutama tentang kekerasan seksual.

Sri Maryati, selaku Kordinator Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan Kota Cirebon mengatakan bahwa pelaku seksual, terutama kepada anak akan diusulkan untuk adanya pengebirian bagi pelaku.

“Kasus kekerasan seksual kepada anak tentunya sangat memprihatinkan bagi kita, bahwa kasus-kasus anak ini sudah bukan lagi kasus yang dinomorduakan,” ujarnya usai deklarasi bersama gerakan anti kekerasan, yang berlangsung di depan Balai Kota Cirebon, Rabu (3/10/2018).

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di ULP Cirebon Kota, 19 September 2022

Menurut Sri, kasus kekerasan terhadap anak harus menjadi kasus prioritas, mengingat Kota Cirebon bertujuan untuk menjadi kota layak anak.

“Kami akan terus mendukung, agar pelaku seksual terhadap anak dihukum setimpal dengan perlakuannya,” jelas Sri.

Sri menghimbau, kepada para orang tua agar segera mengajarkan anak-anaknya terkait pendidikan sex sejak dini atau yang dikenal dengan kesehatan reproduksi.

Sehingga, kata dia, anak sejak dini paham siapa orang yang berbahaya buat dia, dan siapa yang bisa menjadi pelindung bagi dirinya.

BACA YUK:  Sudah Beroperasi, Klinik Kujang Kadin Cirebon Layani Kebutuhan Kesehatan Bagi Perusahaan dan Masyarakat

“Karena, dengan pendidikan sex sejak dini atau kesehatan reproduksi ini, anak-anak sudah bisa mampu mendeteksi, agar bagian tubuhnya yang tidak boleh disentuh oleh orang lain,” tandasnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *