AHY Hadiri Kampanye Nasional di Kota Cirebon, Ini yang Disampaikan

0
23

Cirebon,- Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHy) menghadiri kampanye Nasional Partai Demokrat yang berlangsung di GOR Bima, Kota Cirebon, Kamis (11/4/2019).

1. Suara Demokrat Makin Solid

Aston Hotel

Kesempatan tersebut, AHY mengaku senang bisa menyapa simpatisan Partai Demokrat dan para Calon Legislatif.

“Saya ingin meyakinkan bahwa di enam terakhir ini suara Demokrat semakin solid di Cirebon dan Indramayu,” ujarnya usai menyapa simpatisan Partai Demokrat.

Sehingga, lanjut AHY, di tanggal 17 April nanti ada penambahan suara, termasuk penambahan jumlah kursi di DPR RI maupun DPRD.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

“Saya punya optimisme, bahwa setelah sekian bulan perjuangan dilakukan di lapangan dengan berbagai strategi yang dijalankan, kami bisa menambah suara di wilayah ini,” ungkapnya.

2. Target Partai Demokrat

AHY menyampaikan, suara untuk DPR RI tahun 2014 dari Partai Demokrat hanya memiliki satu kursi, namun pihaknya berharap di tahun 2019 paling tidak mendapat dua kursi.

“Sedangkan untuk DPRD Provinsi juga ada penambahan menjadi tiga kursi, kemudian DPRD Kabupaten/Kota tentunya mudah-mudahan ada penambahan yang cukup signifikan,” terangnya.

3. Singgung Program SBY Saat Jabat Presiden

Dalam Kampanye Nasional di Kota Cirebon, AHY sempat menyingung program-program yang dijalankan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, menurut AHY, prinsip partai Demokrat yang menjadi semangat dari dulu adalah menjadi Partai yang sangat berpihak pada rakyat, utamanya rakyat kecil.

“Oleh karena itu, perlu adanya keberpihakan dan perhatian, serta bantuan langsung yang diberikan oleh negara melalui pemerintah nasional maupun daerah, agar kalangan yang sangat membutuhkan bantuan tersebut benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.

“Termasuk program-program Pro Rakyat seperti dulu jaman pak SBY yang didukung penuh oleh Partai Demokrat,” imbuhnya.

Program-program jaman SBY, kata AHY, banyak sekali termasuk Raskin, KUR, Subsidi BBM, listrik, pupuk, termasuk ada BLT, BOS, Bidik Misi, dan lain sebagainya.

“Semua itu kami tunjukan untuk mengangkat kehidupan mereka lebih baik lagi, supaya mereka lebih layak lagi,” tandasnya.

4. Singgung Polarisasi

Dalam Kampanye Nasional, AHY sempat juga menyingung masalah Polarisasi. Menurut AHY, pihaknya selalu mengedepankan isu persatuan diatas perbedaan dan beragaman yang dimilik oleh Bangsa ini.

“Kemajemukan adalah keniscayaan yang harus kita syukuri, sebagai kekuatan negara ini. Karena, tidak semua negara punya kemajemukan seperti Indonesia,” paparnya.

Tapi, kata AHY, ada kerawanannya, ketika kita terlalu mudah dibentur-benturkan sesama anak bangsa atas perbedaan identitas, apakah suku, agama, Ras, etnis dan lain sebaginya.

“Maka, ada kerawanan timbulnya benturan-benturan sosial, apalagi diperkerung dengan isu-isu politik yang sebenarnya bisa kita moderasi, sehingga jangan sampai justru masyrakat kita, pendukung satu dengan pendukung dua ini saling bertabrak-tabrakan,” ungkapnya.

“Itu terjadi, dan kita merasakan sampai ke akar rumput. Tidak hanya di tengah-tengah elit saja, tetapi sampai ke akar rumput, dan ini berbahaya,” tegasnya.

Sehingga, kata AHY, inilah yang menjadi konsen kita semuanya, jangan sampai kemudian hanya atas nama kebebasan berbicara demi meraih tujuan politik tertentu, kemudian malah bertabrak-tabrakan.

“Pak SBY sebagai seorang negarawan, bapak bangsa tentunya patut kita apresiasi telah memberikan pandangan dan pemikiran yang sangat jernih serta menyejukan kita semuanya,” jelasnya.

“Beliau (SBY) mengatakan, janganlah polarisasi terjadi, apalagi politik identitas yang menjadi-jadi, termasuk politik yang tidak inklusif. Kita berharap semuanya terlibat, karena pemimpin harus hadir disemua golongan dan diatas perbedaan,” tutup AHY. (AC212)