Ahmad, 20 Tahun Berjualan Spare Part Bekas

Cirebon,- Pagi ini, saya bertemu dengan bapak berusia lanjut yang tengah menikmati secangkir kopi sambil menjajaki dagangannya di Pasar Lemahwungkuk Kota Cirebon. Walau cuaca panas terik, beberapa pembeli melihat-lihat barang jualannya dan negosiasi harga.

Rupanya, bapak paruh baya yang berusia sekitar 70 tahun itu bernama Ahmad. Sudah lebih dari 20 tahun, dia berjualan barang bekas di Pasar Lemahwungkuk. Aneka spare part kendaraan hingga perabot dijajakan setiap hari.

Seakan tak mengenal lelah, pria yang memiliki 7 anak dan 11 cucu ini tetap bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Dia tetap semangat berjualan sejak pagi hingga siang hari.

BACA YUK:  Info Loker : Kutagara Corner

“Dari jam 8 sampai jam 2 siang saya buka lapak dagangan,” singkat Ahmad kepada About Cirebon, Kamis (19/4/2018).

Biasanya, Ahmad membeli barang-barang bekas secara kiloan. Lalu dia jual satuan kepada pembeli dengan harga yang relatif terjangkau. Dalam sehari Ahmad bisa meraup keuntungan bersih sekitar Rp50 ribu. Meski begitu, kalau sepi bisa kurang dari itu.

“Ya namanya juga jualan, kadang rame kadang sepi. Pernah juga dapet bersih cuma Rp25 ribu,” ucapnya. Setiap hari, Ahmad pulang pergi dari Perum Gunung Semeru ke Pasar Lemahwungkuk dengan angkot. Lapak tempat Ahmad berjualan di samping Unit Bank Mandiri Lemahwungkuk.

BACA YUK:  Rangkaian HUT ke-44, RS Sumber Kasih Gelar Donor Darah

Sekitar awal 2018, istri tercintanya tutup usia. Nampak terlihat jelas di pelupuk matanya, Dia merasa kehilangan. Seakan ingin meneteskan air mata, Ahmad berusaha tegar.

POPULER

Dia dan satu anaknya tinggal bersama di Perum Gunung Semeru. Lalu anak dan cucu yang lainnya tinggal di rumah masing-masing. Dia mengaku senang kalau ada cucu atau anaknya yang berkunjung dan berbincang dengannya. (AC560)

BACA YUK:  Hadiri Ramah Tamah, LVRI Kota Cirebon Ajukan Pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon
(Dilihat: 15 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.