Ahli Pakar Snake Bites Tangani Bocah 4 Tahun yang Koma Karena Gigitan Ular

Cirebon,- Ahli pakar snake bites perwakilan WHO dari Kementerian Kesehatan dr. Tri Maharani, sedang mengupayakan kesembuhan anak 4 tahun asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon yang masih koma karena gigitan ular berbisa.

Menurut Wakil Direktur RSD Gunung Jati Cirebon, dr. Maria mengatakan bahwa dokter Tri Maharani sedang sangat mengusahakan, karena ini jenis ularnya, ular weling yang belum ada anti venomnya. Jadi, dr. Tri sedang konsultasi ke Thailand dan Australia.

“Tadinya, kalau benar-benar jenis ular yang sudah ada anti venomnya, dr. Tri mau ke Thailand atau dimana pasti siap meluncur untuk mengambil anti venomnya,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati, Rabu (12/2/2020).

BACA YUK:  Tanpa Ribet, Lebaran Bisa Pesan Hampers Masakan di Katering Kirana

“Jadi, ini masih dikonsultasikan oleh dr. Tri kepada guru-guru dan profesor-profesornya yang ada di Australia dan Thailand,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Maria mengatakan kondisi pasien sampai hari ke-5 masih belum ada perkembangan yang signifikan.

“Kami masih mengunggu hasil konsultasi dr. Tri Maharani. Karena dr. Tri sedang berkonsultasi dengan Profesornya yang ada di Australia dan Thailand,” ujarnya.

Menurut dr. Maria, pihak rumah sakit menyediakan serum anti bisa ular, bahkan Adila sudah diberikan 10 vial.

“Memang anti bisa yang diberikan merupakan anti bisa buatan Indonesia, yang sebenarnya dalam cakupannya mencakup, tapi tidak bisa masuk. Karena produk dari Indonesia itu dari ular welang, sedangkan ini jenis ular weling Cirebon,” katanya.

BACA YUK:  Ular Kobra Lepas Saat Dilakukan Sortir oleh Pihak Ekspedisi di Cirebon

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak RSD Gunung Jati bekerja sama dengan dr Tri Maharani, bahwa ular yang menggigit Adelia merupakan jenis ular weling baru.

“Untuk jenis ularnya sudah teridentifikasi. Bisa ular jenis baru ini menyerang saraf dan sel darah. Sehingga nafas dan trombosit pasien berkurang,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 12 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.