ACT Cabang Cirebon Kirim Bantuan Untuk Sulbar dan Kalsel

Cirebon,- Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Cirebon melepas bantuan dari Cirebon untuk korban terdampak bencana di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (25/01/2021).

Bantuan 130 ton beras yang akan dikirim menggunakan Kapal Kemanusiaan dilepas langsung oleh Wakil Walikota Cirebon, Dandim 0614 Kota Cirebon, Ketua ACT Regional Jabar, Ketua ACT Cabang Cirebon, dan juga tamu undangan.

Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat luar biasa.

“Hari ini 130 ton beras dari warga masyarakat wilayah III Cirebon dikirimkan untuk korban bencana di Sulbar dan Kalbar,” ujar Eti usai melepas bantuan dari Kantor ACT Cirebon, Jalan Ariodinoto, Kota Cirebon.

BACA YUK:  MAKIN Cirebon Gelar Pesta Dewa Kwan Seng Tee Koen

Eti berharap, bantuan yang terkumpul tersebut dapat bermanfaat untuk korban bencana alam yang terjadi di Sulbar dan Kalbar.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang hari ini terkena musibah,” ungkapnya.

“Saya juga mengapresiasi sekali kegiatan-kegitan sosial dari ACT. Kegiatan sosial yang dilakukan tidak hanya dalam hari ini, tapi dalam kegiatan harian selalu dilakukan oleh ACT cabang Cirebon,” tandasnya.

Sementara itu, Regional Head ACT Jawa Barat, Renno menjelaskan pengiriman bantuan ini merupakan tahap kedua, tahap pertama sudah mengirim 10 truk untuk Sulbar dan Kalbar.

BACA YUK:  Sempat Kaget, Dewi Dapat Undian Rumah dari Tulus Asih Group

Kali ini, lanjut Renno, untuk menyukseskan Kapal Kemanusiaan yang akan berangkat pada Rabu 27 Januari 2021 dari Tanjung Priok mengirimkan bantuan 1.000 ton untuk Sulbar dan Kalbar.

“Insyaallah, salah satunya kontribusi dari wilayah III Cirebon sebanyak 130 ton beras dan logistik lainnya, salah satunya ada wakaf hooler untuk kebutuhan umat,” ujar Renno.

Sebelum mengirimkan bantuan untuk Sulbar dan Kalbar, ACT sudah menyalurkan bantuan untuk korban bencana di wilayah Cirebon, Bogor, hingga Sumedang.

“Gerakan gotong royong umat ini menjadi satu rangkaian gerakan bersama selamatkan bangsa,” kata Renno.

Untuk mengumpulkan 130 ton beras, kata Renno, kurang dari satu pekan bisa terkumpul. Artinya, menurut Renno, bangsa kita bangsa yang gotong royong.

BACA YUK:  Tiga Mahasiswi ITB Berhasil Memenangkan L’Oréal Brandstorm 2022 tingkat Global Pada Kategori Bergengsi “Tech Track”

“Mudah-mudahan tidak kali ini, tapi selamanya saling peduli,” harapnya.

Ade Rully, Ketua ACT Cabang Cirebon menambahkan selain 130 ton beras yang dikirim, terdapat juga makanan siap saji, air mineral, bahan pakaian baru, pembalut, obat-obatan, dan diapers.

“Jadi jenis bantuannya tidak hanya beras, tapi kita mengirimkan yang didalamnya ada sembako, pakaian baru, dan kebutuhan lainnya,” ujar Ade.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para dermawan, komunitas hingga jejaring masyarakat wilayah Cirebon yang sudah berdonasi melalui Aksi Cepat Tanggap. (AC212)

(Dilihat: 20 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.