900 Personil Gabungan Dari Wilayah Polres Cirebon Kota Siap Amankan Pemilihan Kuwu

Cirebon,- Jajaran Polres Cirebon Kota menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) Pengamanan pemilihan Kuwu serentak tahun 2019 yang berlangsung di halaman Stadion Bima, Kota Cirebon, Sabtu (26/10/2019).

1. Sebanyak 900 Personil Dikerahkan

Sebanyak kurang lebih 900 personil gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP siap mengamankan pemilihan kuwu di 27 Desa Kabupaten Cirebon yang masuk di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy mengatakan seluruh personil yang terlibat pengamanan pemilihan kuwu serentak untuk merapat ketempat pengamanannya masing-masing.

BACA YUK:  Info Loker : Carsome Indonesia

“Fungsinya, untuk memetakan potensi-potensi kerawanan yang ada di sekitar TPS,” ujar Roland usai memimpin Apel Pergeseran Pasukan, Sabtu (26/10/2019).

Lanjut Roland, semua pasukan yang terlibat dalam pengamanan ini untuk mengantisipasi adanya upaya-upaya aksi teror yang mungkin dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak terima.

2. Personil Yang Dikerahkan Setiap TPS

Pada pengamanan Pemilihan Kuwu serentak tahun 2019, terdapat 27 Desa di wilayah Kabupaten Cirebon yang masuk wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Menurut Roland, pasukan yang dikerahkan pada TPS yang dianggap rawan akan dikerahkan sebanyak 25 orang personil. Namun yang tidak rawan atau dikategorikan landai sebanyak 10 orang personil.

BACA YUK:  Ketua IDI Kota Cirebon: Saya Yakin Hepatitis Akut Misterius Tidak Menjadi Penyakit Pandemi

“Kita sudah petakan, dan ada satu sampai dua desa yang berpotensi rawan. Pertimbangannya adalah berdasarkan sejarah tahun lalu dan juga jumlah calon kuwu yang mencalonkan,” ungkapnya.

“Seperti yang head to hoed, itu yang berpotensi yah,” tambahnya.

3. Tindak Tegas

Roland pun menghimbau kepada masing-masing pihak, masyarakat, calon kuwu dan tim sukses untuk bersama-sama menjaga rumah kita.

“Karena, pelaksanaan kegiatan ini hanya satu hari. Sehingga, bila itu rusak dan tidak kondusif, akan merugikan kedepannya,” tegas Roland.

BACA YUK:  OPINI : Agent of Change

Roland juga mengajak, untuk menghindari money politik, dan jangan saling memprovokasi, karena kita memiliki aturan, undang-undang, dan juga tim panitia.

“Kita ikuti saja semua aturan yang ada. Kita juga sudah menyiapkan tim tindak, apabila ada yang tidak mengindahkan itu, akan kita tindak tegas siapapun itu yang berusaha untuk tidak menjaga Kamtibmas dalam pelaksanakan ini,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 6 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.