9 Bapermas di Kelurahan Drajat Jadi Tempat Singgah Keluarga Pasien Covid-19

Cirebon,- 9 Balai Pertemuan Masyarakat (Bapermas) di Kelurahan Drajat, Kota Cirebon beralih fungsi sebagai tempat menampung keluarga pasien yang terkonfirmasi positif Covis-19.

Sebelumnya, Baperkam dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien terkonfirmasi positif Covi-19, kini Bapermas dijadikan tempat untuk menampung keluarga yang sehat jika ada salah satu keluarga yang positif.

Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh Kelurahan Drajat yang memfungsikan Bapermas sebagai tempat singgah untuk menampung keluarga yang sehat.

“Ini membuktikan mulai dari RT, RW, kelurahan hingga Babinsa dan Babinkamtibmas kompak untuk penanggulangan covid-19,” ujar Azis, Senin (28/12/2020).

Menurut Azis, terobosan ini juga sangat membantu Pemda Kota Cirebon yang hingga kini masih berupaya keras mencegah penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Azis meminta agar terobosan yang dilakukan di Kelurahan Drajat bisa dijadikan percontohan di kelurahan lainnya.

BACA YUK:  Ruri Tri Lesmana Resmi Meneruskan Masa Jabatan Ketua DPRD Kota Cirebon 2019-2024

“Dengan dana yang sama, namun mereka mampu membuat terobosan di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Azis.

Azis menjelaskan, Kota Cirebon menyiapkan tempat isolasi mandiri di dua hotel dan satu gedung diklat BKKBN. Namun dengan meningkatnya kasus warga Kota Cirebon yang terpapar Covid-19, ketiga tempat isolasi mandiri tersebut tidak mencukupi.

“Untuk itu saya menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh Kelurahan Drajat yang memfungsikan Bapermas sebagai tempat singgah untuk menampung keluarga yang sehat,” katanya.

Selain itu, Azis juga meminta agar seluruh jajaran pemerintahan di Kelurahan Drajat, Babinsa dan Babinkamtibmas untuk tidak pernah lelah melakukan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya melaksanakan 3M, yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan menjaga jarak.

BACA YUK:  Telkomsel Gelar Awarding InternetBAIK Heroes dan Webinar Kesehatan Mental Keluarga di Era Digital

“Itu satu-satunya jalan agar kita tidak terpapar covid-19. Karena hingga kini, pandemi masih terjadi dan Covid-19 masih ada di sekitar kita,” tegasnya.

Sementara itu Lurah Drajat, Wati Sulastri menjelaskan sampai saat ini sudah ada 111 warga di Kelurahan Drajat yang terpapar covid-19.

Saat ini, kata Wati, tinggal 6 yang melakukan isolasi. Puncaknya, terjadi pada November lalu. Saat itu warga yang terpapar kesulitan mendapatkan tempat isolasi sehingga harus melakukan isolasi di rumah.

“Untuk itu terobosan ini kami ambil,” kata Wati.

Wati menjelaskan, 9 Bapermas yang ada di Kelurahan Drajat nantinya difungsikan untuk menampung keluarga yang sehat.

“Sedangkan yang terpapar Covid-19 bisa melakukan isolasi di rumah. Sehingga tidak ada kontak dengan keluarga yang sehat,” jelas Wati.

BACA YUK:  22 Ribu Anak di Kota Cirebon akan Dilakukan Imunisasi Dasar Lengkap di Rumah Sakit dan Puskesmas

Pertimbangan lainnya, keluarga yang sehat nantinya bisa menghidupi atau memberikan nafkah untuk keluarga yang melakukan isolasi di rumah.

Dengan adanya terobosan ini Wati berharap bisa membantu Pemda Kota Cirebon untuk penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Ketua RW 06 Simaja Utara, Kelurahan Drajat, Taufan, menjelaskan bahwa Bapermas yang ada di RW mereka memiliki luas sekitar 200 meter persegi.

“Bapermas luasnya sekitar 200 meter persegi. Bisa untuk menampung dua keluarga,” ujar Taufan.

Namun, kata Taufan, terlebih dahulu Bapermas tersebut juga akan disekat sehingga tetap ada jarak antara satu keluarga dengan keluarga lainnya.

Di Bapermas itu juga disiapkan kamar mandi, kipas angin, ruang salin serta ruang terbuka bagi setiap keluarga. (AC212)

(Dilihat: 4 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.