31 Tukang Bangunan Desa Binaan PT Indocement Pabrik Cirebon Mendapat Sertifikasi Kompetensi Tukang Pasang Bata dari Kementrian PUPR

Cirebon,- PT Indocement Pabrik Cirebon Melalui program SETARA ( Sekolah Bangunan Tukang Tiga Roda ) Fasilitasi para tukang bangunan yang berasal dari desa binaan untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi tukang pasang bata dari kementrian PUPR Direktorat Jendral Bina Konstruksi Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta.

Bertempat di training center PT Indocement Pabrik Cirebon acara di buka oleh BP.Samuel E.D.P Tampubolon,SE.,M.M selaku Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta. Dalam kata sambutannya beliau Berharap bahwa para tukang bangunan sudah saatnya naik kelas dan berkualitas sperti tertuang dalam UU No.2 Tahun 2017 bahwa sektor jasa konstruksi merupakan kegiatan masyarakat dalam mewujudkan bangunan yang berfungsi sebagai pendukung atau prasarana aktivitas sosial ekonomi masyarakat guna menunjang terwujudnya tujuan pembangunan nasional.

BACA YUK:  Hotel Santika Premiere Linggarjati Gelar Halalbihalal dan Berbagi Kasih

Rita Widjaja selaku Assistant to GMO dalam sambutannya, ini merupakan kolaborasi yang sangat baik antara CSR Pabrik Cirebon , Sales Marketing Division dan Kementrian PUPR dalam meningkatkan kompetensi para tukang yang ada di lingkungan perusahaan melalui program SETARA ( Sekolah Tukang Tiga Roda ) ini.

Melalui program SETARA ini para tukang bangunan diberikan edukasi bagaimana cara membuat adukan yang baik,memilih material bangunan dan cara memasang bata serta membuat acian dengan komposisi perpaduan antara semen dan pasir yang pas sehingga dapat menghasilkan pasangan bata yang kuat .

BACA YUK:  Hendak Perang Sarung, 13 Pemuda di Cirebon Berhasil Diamankan Polisi

Bukan hanya mendapatkan pengetahuan dalam bidang konstruksi melainkan juga praktek keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ),management konstruksi dan perencanaan anggaran biaya.
Dalam kesempatan ini juga para tukang di berikan informasi terkait dengan produk Mortar TR 10,TR 15,TR 20 ,dan TR 30 berikut dengan funsi dan kegunaannya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapakan para tukang dapat menjadi tukang yang profesional, berkualitas dan mampu bersaing serta para alumni dari pelatihan ini akan menjadi tukang yang membangun Rutilahu di desa masing-masing. (rls)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *