239 Tanaman Ikuti Pameran dan Konten Bonsai di Kota Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon menggelar pameran dan kontes bonsai nasional Prospek dan Pratama Maximal – Medium (Max Medi) 2023.

Dengan tema “Hijaukan Kotaku” dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-654 Kota Cirebon itu berlangsung di Gedung Negara Kota Cirebon, dari tanggal 9 sampai 16 Juli 2023. Event itu juga memperebutkan piala bergilir Disbudpar Kota Cirebon.

Pameran dan Kontes Bonsai nasional itu diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta. Mulai dari Cirebon, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Bandung, Sumedang, dan kota-kota lainnya di Jawa Barat.

BACA YUK:  Arus Balik Lebaran, Jurnalis di Cirebon Berikan Imbauan dengan Pantun Melalui Pengeras Suara

“Total ada 239 peserta dari wilayah III Cirebon, sampai Bogor, Tanggerang, Jakarta Raya, Bekasi, Sumedang, Bandung, dan juga Tasikmalaya. Untuk jumlah tanaman bonsai yang ikut serta sebanyak 239 tanaman, sesuai dengan jumlah peserta,” ujar Budi Agus Wibisono, selaku Ketua Pelaksana yang juga pengurus PPBI Cabang Cirebon, Sabtu (15/7/2023).

Pameran dan kontes bonsai ini, kata Budi, terbagi menjadi dua kelas yakni kelas Prospek dan kelas Pratama. Dimana kelas Pratama merupakan awal pertama menuju untuk jenjang penilaian, sedangkan kelas prospek merupakan penilaian yang belum muncul angka.

BACA YUK:  Pj Bupati Cirebon Hadiri Tasyakuran HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi

“Untuk jenis tanaman yang didominasi dalam kontes ini hampir 50 persen jenis anting putri. Sedangkan untuk 50 persen lainnya terbagi berbagai jenis tanaman, salah satunya jenis ficus hingga tanaman endemik Indonesia ileng-ileng,” katanya.

Budi menjelaskan penilaian yang diambil dalam kelas prospek yaitu terkait gerak dasar dan belum sampai ke tahap penampilan maupun esestikanya, serta sampai ke titik tumbuh. Titik tumbuh itu dinilai juga dari gerak dasar batang sampai arah ranting yang sudah sesuai.

“Untuk kelas Pratama penilaian sama dengan kelas prospek. Namun ada penambahan dari keserasian, kematangan pohon, balancing, sampai dengan anatomi pohon. Mulai dari batang pohon, cabang, anak cabang, cucu cabang, ranting, sampai ke cicit ranting, daun plus bunga,” terangnya.

BACA YUK:  Pejuang Perubahan Usung Bang Haq Jadi Wali Kota Cirebon

“Kontes bonsai itu terdapat tingkatan-tingkatan kelasnya, mulai dari kelas prospek, pratama, madya, utama, hingga kelas bintang. Setiap kelas memang hampir sama semua penilainya,” sambungnya.

Sekedar informasi, event Max Medi 2023 ini merupakan event perdana yang diselenggarakan oleh PPBI Cabang Cirebon bersama Disbudpar Kota Cirebon. Sehingga, terdapat piala bergilir Disbudpar Kota Cirebon dan bisa menjadi agenda rutin tahunan di Kota Cirebon. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *